Satgas Penanganan Covid-19 Medan Awasi Prokes di Smarco Supermarket City Walk dan Kawasan Jalan Gagak Hitam

dibaca 385 pembaca

Satgas Penanganan Covid-19 Medan Awasi Prokes di Smarco Supermarket City Walk dan Kawasan Jalan Gagak Hitam

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Medan melancarkan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) di kawasan Jalan Gagak Hitam dan supermarket Smarco City Walk, Senin (28/12). Sebanyak 55 warga yang melintas di kawasan ring road itu terjaring karena tidak memakai masker. Selain itu, tim juga menemui nyaris semua pramuniaga di Smarco tidak menggunakan sarung tangan. 

Kegiatan pengawasan prokes ini, menurut Kasi Pembinaan dan Penyuluhan Satpol PP Medan, M. Irfan Pane, S.Sos yang memimpin kegiatan hari itu, merupakan salah satu upaya mencegah terjadinya penularan Covid-19. Disebutkannya, sampai kini pandemi Covid-19 belum berakhir, karena itu usaha mendisiplinkan masyarakat agar menerapkan prokes harus terus dilakukan.

Tim yang terdiri dari petugas Satpol PP, Duta Perubahan Perilaku Kota Medan Dinas Pariwisata Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan ini, melakukan pengawasan dengan cara persuasif. Dari 55 warga yang terjaring karena tidak memakai masker, sebanyak 8 orang mendapat sanksi penahanan KTP. Selebihnya karena tidak membawa tanda pengenal dikenai sanksi membaca Pancasila juga menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. 

Selain di jalan, tim juga melakukan pengawasan di supermarket Smarco City Walk yang berlokasi di kawasan Jalan Gagak Hitam. Di Supermarket ini, memang ada Satgas Mandiri Covid-19 yang memastikan setiap pengunjung telah mencuci tangan, mengenakan masker, juga melakukan pengecekan suhu tubuh. Sayangnya, nyaris seluruh pramuniaga tidak mengenakan sarung tangan. Petugas pun menemui pihak manajemen Smarco dan meminta agar saat itu juga memerintahkan seluruh pramuniaganya mengenakan sarung tangan saat melayani pengunjung. Pihak Smarco pun menerima dan saat itu juga menyuruh seluruh pramuniaga mengenakan sarung tangan yang memang telah disiapkan.

Irfan mengatakan, tim akan terus bergerak melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan ini. Hal ini juga dilakukan untuk menegakkan Perwal Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Medan. 

"Penerapan prokes adalah inti dari adaptasi kebiasaan baru. Ini menjadi hal yang wajib jika kita semua ingin melewati masa pandemi ini dengan sehat dan aman. Untuk itu, kami terus berupaya menertibkan warga yang tidak patuh terhadap aturan demi kepentingan kita bersama," tandasnya.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan