Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Medan Tegakkan Perwal AKB di Pusat Perbelanjaan

dibaca 426 pembaca

Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Medan Tegakkan Perwal AKB di Pusat Perbelanjaan

Tim Gabungan Satuan Tugas (satgas) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Medan melakukan penegakan Peraturan Wali Kota Medan (Perwal) Nomor 27 Tahun 2020 mengenai Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid 19) di Kota Medan, Jumat (18/12). Selain menegakkan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tim Gabungan juga Melakukan Razia Masker.

Penegakan Perwal Nomor 27 Tahun 2020 yang dilakukan menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021 ini dipimpin Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan Rahmat Adisyahputra Harahap. Pusat Perbelanjaan yang dikunjungi tim gabungan kali ini adalah Manhattan Mall yang berada di Jalan Gatot Subroto simpang  jalan Ringroad / Gagak Hitam. Sedangkan Razia masker dilakukan di Jalan Ringroad tepatnya didepan Manhattan Mall.

Saat memasuki Pusat Perbelanjaan Tim Gabungan yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, Dinas Perhubungan, Kecamatan Medan Sunggal dan OPD terkait langsung mengunjungi stand Kuliner yang berada di dalam guna memastikan Protokol Kesehatan sesuai dengan Perwal. Seluruh Stand Kuliner yang dikunjungi hampir tidak mentaati Protokol Kesehatan, oleh Sekretaris Pol PP didampingi Babinsa Pelda H Sidabutar dan Babinkamtibmas Aipda T. Arios langsung meminta kepada penanggung jawab Kuliner untuk dapat mentaati Protokol Kesehatan khususnya menjaga jarak pengunjung.

Selain menjaga jarak lebih kurang 1,5 meter bagi para pengunjung restoran dengan menetapkan meja yang dapat ditempati maupun tidak dengan cara memberi tanda silang, Tim Gabungan juga meminta  kepada manejemen untuk menata jarak saat pengunjung mengantri di kasir. Selain itu, ketersediaan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan serta kelengkapan pramusaji dan pegawai toko sesuai dengan peraturan yang berlaku seperti face shield, masker serta disinfektan juga tidak luput dari pemantauan tim. Selanjutnya jika Tim Gabungan kembali mendapatkan Stand Kuliner tersebut tidak menjalankan Protokol Kesehatan maka Sanksi penutupan akan dilakukan.

Dijelaskan Rahmat usai melakukan razia, Penegakan Perwal ini kembali dilakukan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021, sebab dikhawatirkan akan banyak masyarakat yang berkumpul dan tidak mentaati Protokol Kesehatan sehingga dapat meningkatkan angka penyebaran Virus Covid-19. Oleh karena itu kehadiran Tim Gabungan ini untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuhi protokol kesehatan.

"Kami bersama OPD dan Stakeholder lainnya akan terus bersinergi untuk menegakkan Perwal Nomor 27 Tahun 2020 mengenai Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Medan. Sebab saat ini kesadaran masyarakat untuk mentaati Protokol Kesehatan sudah mulai berkurang, dan menjelang Libur Natal dan tahun baru diperkirakan akan ada masyarakat yang berkumpul dan tidak mentaati Protokol Kesehatan, oleh karenanya kami turun untuk mendisiplinkan masyarakat agar senantiasa mematuhi Protokol Kesehatan", katanya.

Kemudian Rahmat juga menjelaskan, hasil dari Penegakan Perwal dan Razia ini nantinya akan disampaikan ke Pimpinan dan selanjutnya akan menjadi tugas OPD terkait untuk melakukan pengawasan agar pihak pengelola kuliner yang tidak menjalankan Protokol Kesehatan dapat mentaati sesuai Perwal Adaptasi Kebiasaan Baru di Pandemi Covid-19.

"Kami juga meminta kepada Pihak Manajemen Pusat Perbelanjaan untuk dapat melakukan pengawasan terhadap pengelola kuliner maupun lainnya untuk mentaati Protokol Kesehatan. Artinya bersama-sama kita mendisiplinkan masyarakat agar penyebaran Virus Covid-19 tidak terus meningkat", jelasnya. Selanjutnya dalam Razia Masker kali ini Tim melakukan penindakan kepada 26 orang warga dan pengendara yang tidak mengenakan masker di Jalan Gatot Subroto maupun Pasar Petisah. Dari 26 orang tersebut, 5 orang warga mendapat hukuman berupa penahanan KTP-Elektronik selebihnya yakni sekitar 21 orang warga mendapatkan Sanksi Fisik berupa Push up.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan