Akhyar Terima Audiensi Serikat Media Siber Indonesia Sumut

dibaca 118 pembaca

Akhyar Terima Audiensi Serikat Media Siber Indonesia Sumut

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si. menerima audiensi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut di Ruang Khusus Wali Kota, Balai Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 2, Medan (14/9). Kedatangan rombongan SMSI Sumut yang diketuai Ketua SMSI Sumut Zulfikar Tanjung ini bertujuan untuk bersilaturtahim sekaligus mendukung pemberitaan pembangunan Kota Medan. Dalam kesempatan tersebut Akhyar mengajak para pers untuk mengawal Pemko Medan agar terus bekerja sesuai jalurnya. Dengan begitu, pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Medan dapat terwujud.

"Jika para pers mengawal untuk terus berada di jalurnya, Insya Allah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Medan dapat terwujud sebagimana yang kita harapkan," harap Akhyar yang dalam pertemuan itu didampingi Kabid Persandian Dinas Kominfo Medan, Arfan Harahap dan Kabag Humas Setdako Medan, Arrahman Pane. Ketua SMSI Sumut Zulfikar Tanjung menyampaikan, SMSI sedang menyiapkan diri untuk membuat iklim dunia media online lebih kondusif kedepannya. Saat ini, tambah Zulfikar, sudah ada lebih kurang 100 media online yang bergabung menjadi anggota SMSI Sumut yang terdiri dari 5 media terverifikasi aktual dan 18 media terverifikasi administrasi.

“SMSI juga akan menjadi salah satu lembaga yang akan melakukan verifikator. Selain itu, SMSI juga telah diakui menjadi konstituen Dewan Pers pada 9 Mei 2020 lalu,” ungkap Zulfikar. Di samping itu, Zulfikar juga mengungkapkan pada bulan September 2020 ini, SMSI akan mengadakan workshop mengenai media online. Selain itu, para peserta yang hadir pada workshop tersebut nantinya adalah para wartawan media online.

"Dalam workshop ini nantinya juga akan menghadirkan pembicara. Adapun pembicara yang mengisi workshop tersebut dari Dewan Pers hingga Polda Sumut. Kami berharap workshop tersebut dapat memberikan pemahaman kepada wartawan media online agar dapat memahami bahwa mereka bukanlah hanya pegiat medsos saja," jelas Zulfikar.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan