Pemko Medan Bentuk Tim Gabungan Guna Memantau dan Mencegah Pelaku Asmara Subuh

dibaca 1826 pembaca

Pemko Medan Bentuk Tim Gabungan Guna Memantau dan Mencegah Pelaku Asmara Subuh

Pemerintah Kota Medan membentuk Tim Pemantauan dan pencegahan Asmara Subuh untuk menertibkan para pelaku asmara subuh di Bulan Ramadhan. Tim Pemantauan dan Pencegahan yang dibentuk setiap tahunnya ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga disaat menjalankan ibadah puasa, apalagi ditengah Pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang saat ini melanda Kota Medan.

Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota Medan, Polrestabes Medan dan Kodim 02/01 BS, Yonmarhanlan I/Belawan, Denpom 1/5 Medan dan Lanud Soewondo Medan, Satpol PP dan Dinas Perhubungan ini dibagi menjadi empat tim kemudian akan melakukan pemantauan dan pencegahan Asmara Subuh di beberapa titik yakni, Kawasan Di Ringroad (Ex Petronas), Fly over Brayan, Belawan, Kanal STM dan Seputaran Stadion Teladan.

Pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh diawali oleh Apel Gabungan yang dipimpin Asisten Umum Renward Parapat di Halaman Ex SPBU Petronas, Jalan Ringroad, Selasa (28/04). Apel ini dihadiri Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP A. Sinurat, Perwakilan Kodim 0201/BS, Kasat Pol PP, M Sofyan, Kabag Tapem, Rasyid Ridho Nasution, Kabid Perhubungan dan Camat Medan Sunggal Indra Mulia Nasution serta diikuti seluruh Personil tim Gabungan.

Dalam Arahan Apel tersebut, Asisten Umum mengatakan setiap Bulan Ramadhan tiba, Pemko Medan bersama unsur Forkopimda Kota Medan membentuk dan menurunkan Tim Pemantauan dan pencegahan Asmara Subuh. Kehadiran  tim untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat  khususnya pengguna jalan. Sebab, beberapa kawasan tersebut  selama ini acap kali dijadikan lokasi nongkrong  pasangan muda-mudi usai sahur.

Selain menjadi tempat kongkow, menurut Renward, seputaran ex SPBU Petronas juga acap kali dijadikan lokasi balapan liar. Di samping itu para remaja juga sering bermain petasan, tidak hanya menimbulkan kebisingan, permainan petasan yang dilakukan sangat membahayakan para pengendara kenderaan bermotor yang melintas. Itu sebabnya tim gabungan diturunkan guna menertibkan para pelaku asmara subuh tersebut.

"Pola Operasi yang akan kita lakukan Tidak sama dengan Ramadhan tahun lalu. Sebab saat ini Pandemi Virus Corona tengah melanda, sehingga dalam Operasi kita harus mengedepankan protokoler kesehatan yakni memantau warga untuk mengenakan masker, pengaturan jalan dan pelarangan warga untuk berkerumun. Artinya fokus kita adalah upaya penanggulangan dan Penyebaran Virus Corona, akan tetapi tetap melakukan penertiban terhadap warga ataupun pelaku Asmara Subuh", Jelas Renward.

Selain itu, Mantan Kadishub juga mengingatkan kepada Personil yang akan melakukan pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh untuk mengikuti protokoler kesehatan, yakni bertugas dengan menggunakan masker, tidak berkerumun dan menjaga jarak khususnya ketika berada di kendaraan. "Kita harus memberikan contoh yang baik kepada warga, jangan sampai kita membuat kebijakan akan tetapi kita melanggar dan menjadi sorotan", jelas Renward.

Selanjutnya, usai Apel, Tim Gabungan yang dikomandoi Kabag Ops Polrestabes Medan, melakukan pembagian tim menjadi empat tim. Hal ini dilakukan agar pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh berjalan efektif. Artinya tim yang sudah dibagi besok dapat langsung menuju titik yang telah ditentukan dan melakukan pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan