Dampak Covid-19, APBD Kota Medan TA 2020 Turun Hingga 40%

dibaca 812 pembaca

Dampak Covid-19, APBD Kota Medan TA 2020 Turun Hingga 40%

Dampak dari penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) mengakibatkan APBD Kota Medan TA 2020 berkurang sekitar 40%. Pengurangan tersebut bersumber dari bantuan Pemerintah Pusat seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan transfer daerah serta dana bagi hasil dari Pemerintah Provinsi juga berkurang.

Hal ini disampaikan Plt Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si usai mengikuti Video Conference bersama Menteri Dalam Negeri, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D terkait dengan tata cara refocusing dan relokasi pada APBD TA.2020, melalui ruang command center kantor Wali Kota Medan, Jumat (17/4).

Dalam vidcom yang juga diikuti oleh Gubernur, Wali Kota dan Bupati se-Indonesia ini, Plt Wali Kota Medan mengatakan akibat pengurangan tersebut tentunya banyak program pembangunan yang sudah direncanakan menjadi batal, selain itu sejumlah mata anggaran juga harus dialihkan ke penanganan covid-19.

"Kondisi ini tidak hanya terjadi pada Kota Medan saja, tetapi semua daerah di Indonesia juga mengalami hal yang serupa sehingga saat ini semua daerah terfokus untuk penanganan covid-19."kata Plt Wali Kota Medan.

Selain itu berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendagri dan Menkeu menyebutkan bahwa program pembangunan minimal 50% harus di potong sehingga ada point-point yang harus dibatalkan.

"Artinya program pembangunan akan terkoreksi 50%,"sebut Plt Wali Kota Medan.

Terkahir Plt Wali Kota Medan berharap wabah ini segera berakhir sehingga roda perekonomian dapat berjalan normal kembali.

"Saya berharap wabah ini segera berakhir karena berdampak terhadap peningkatan pengangguran dan kemiskinan di seluruh dunia."harap Plt Wali Kota Medan.

Sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan akibat covid-19 kegiatan ekonomi menurun drastis bahkan pendapatan negara diperkirakan akan turun 10% sehingga ini akan berpengaruh terhadap bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah.

"Sedangkan untuk belanja mengalami menambahan khususnya dibidang kesehatan, bansos, dan Usaha Kecil Menengah."jelas Sri Mulyani.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan