Plt Wali Kota Tinjau Penggunaan Hand Sanitizer

dibaca 965 pembaca

Plt Wali Kota Tinjau Penggunaan Hand Sanitizer

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si., meninjau penggunaan hand sanitizer di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, Selasa (17/3). Peninjauan ini menindaklanjuti keputusan hasil rapat koordinasi pencegahan dini serta meminimalisir penyebaran Virus Corona (Covid 19) di Medan. Salah satu keputusan rapat itu adalah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk pekantoran dan pelaku usaha, agar menyediakan hand sanitizer atau sarana cuci tangan dengan air mengalir lengkap dengan sabun. Peninjauan pertama dilakukan Plt Wali Kota di lingkungan Sekretariat Pemko Medan. Akhyar memeriksa hand sanitizer yang ditempatkan pada 30 titik di kantornya itu. Hand sanitizer itu antara lain diletakkan di tempat yang sering dilalui, di antaranya di dekat finger print, dekat pintu lift, dan di dekat pintu masuk ruangan. Dalam peninjauan itu, Akhyar langsung menggunakan hand sanitizer untuk memastikan perangkat cuci tangan itu berfungsi dengan baik.

Selanjutnya, Akhyar bergerak menuju Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Medan. Setiap hari Dinas ini memang selalu diramaikan warga yang mengurus administrasi kependudukan. Di instansi ini, setiap ASN dan warga diwajibkan untuk mencuci tangan di toilet dan wastafel yang tidak jauh dari pintu masuk. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Ir. Zulkarnain Lubis, juga menyiapkan beberapa petugas yang mengarahkan setiap warga untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memulai proses pengurusan administrasi kependudukan. Dalam peninjauan itu Akhyar juga berdialog dengan beberapa warga sembari memberikan sosialisasi tentang pentingnya ketenangan, tidak panik, namun waspada dalam menghadapi pandemi global Virus Corona ini. Akhyar juga mengingatkan kepada warga maupun ASN yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil itu agar tetap menjaga pola hidup sehat dan bersih.

Dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Akhyar pun berjalan kaki menuju kantor kecamatan Medan Petisah. Di kantor ini, Akhyar menyapa beberapa warga yang tengah mengurus KTP. Akhyar didampingi Camat Medan Petisah, Agha Novrian, meminta warga mencuci tangannya dengan hand sanitizer yang diletakkan pihak kecamatan di dekat loket pengurusan. Kebetulan pula, di dekat pintu parkir kendaraan di halaman kantor kercamatan Merdan Petisah itu ada toilet. Akhyar mengatakan, pihak kecamatan dapat memanfaatkan toilet itu. Dia mengatakan, pihak kecamatan tinggal memastikan ketersediaan air, sabun, juga menyiapkan petugas mengingatkan warga agar mencuci tangannya di toilet itu.

Usai dari Kecamatan Medan Petisah, Akhyar pun bergerak menuju kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Di kantor dinas ini, Akhyar didampingi Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ir. Qamarul Fattah juga memantau penggunaan hand sanitizer oleh warga yang mengurus perizinan. Setelah berdialog dengan beberapa warga sekaligus memberikan sosialiasi tentang pencegahan penularan Virus Corona, kembali melakukan peninjauan serupa di kantor kecamatan Medan Johor. Hasil rapat koordinasi Senin (16/3) yang diikuti seluruh pimpinan OPD, unsur Forkopimda, Bank Indonesia, BPOM, Apindo, Asosiasi Rumah Sakit Swasta, akademisi, kepala rumah sakit dan puskesmas, seta camat se-Kota Medan in, memutuskan status Siaga Darurat Virus Corona untuk kota ini. Penetapan status ini setelah mendengarkan saran dan masukan dari peserta rapat.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan