Sampai Tadi Malam, Tak Ada Laporan Tentang Warga Medan Terjangkit Virus Corona

dibaca 762 pembaca

Sampai Tadi Malam, Tak Ada Laporan Tentang Warga Medan Terjangkit Virus Corona

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si menyatakan telah menugaskan lurah, kepala puskesmas, maupun kepala lingkungan memantau wilayah masing-masing guna mengetahui ada atau tidak warga yang terjangkit virus Corona.

“Dan sampai malam ini, sekali sampai malam ini, tidak ada warga Medan yang dilaporkan susperct maupun terjangkit virus tersebut. Demikian pula orang yang kita pantau, juga negatif. Kita patut kita syukur dan mari kita berdoa kepada Allah, agar seluruh warga Medan tidak terjangkit virus itu,” ucap Akhyar saat memberi sambutan pada Peringatan Isra Miraj yang digelar Badan Kemakmuran dan Remaja Masjid Al Hidayah, di halaman masjid yang berlokasi di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Dwikora, Medan Helvetia, Minggu (15/3) malam itu. Kendati demikian, Akhyar mengatakan, warga Medan harus tetap waspada. Menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, lanjutnya, adalah tindakan pencegahan yang baik.

“Kita harus tetap waspada, karena besok atau lusa kita juga belum tahu. Karena itu jaga kesehatan, tingkatkan stamina, dan berdoalah. Jangan panik, tetap tenang,” imbau Akhyar. Akhyar juga bercerita, sejak Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terkena virus Corona, dirinya mendapat banyak pertanyaan. Pasalnya, Akhyar sempat ikut rapat terbatas bersama Budi di Istana Presiden pada 11 Maret lalu.

“Kami memang rapat terbatas, tapi kami tidak sempat bersentuhan. Hari itu ada dua rapat terbatas. Saya dan Gubsu ikut rapat yang kedua dan Pak Budi mengikuti kedua rapat tersebut. Jadi saya kami masuk, Pak Budi sudah ada di ruangan rapat. Selain itu, duduk kami juga berhadapan jauh,” papar Akhyar. Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua BKM Masjid Al Hidayah dan ustad Daka Simanjuntak yang bertindak sebagai penceramah itu, Akhyar juga menyampaikan apresiasinya terhadap perhelatan ini. Apalagi selain acara ini juga dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Remaja Masjid Al Hidayah. Akhyar mengucapkan selamat bertugas kepada para pengurus yang baru dilantik itu. Dia berharap organisasi ini dapat menjadi tempat para remaja untuk menimba ilmu. Organisasi, lanjutnya, dapat menjadi tempat remaja belajar kepemimpinan.

“Saya dulu juga ikut remaja masjid di daerah Tanjung Mulia. Begitu banyak manfaat yang dapat dipetik. Di organisasi kita belajar bermusyawarah, berani mengambil keputusan, dan mampu melaksanakan keputusan bersama itu. Ketiga hal ini juga dibutuh untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan,” ucap Akhyar seraya berpesan kepada para ibu untuk mendorong anak-anaknya aktif di remaja masjid. Pada bagian lain, Akhyar juga mengajak jemaah masjid Al Hidayah bersama-sama dengan pemerintah untuk mewujudkan Medan cantik. Gerakan “Yuk Bikin Medan Cantik“ yang tengah digelorakan ini akan membawa manfaat yang besar bagi kota ini. Selain mengajak menyukseskan gerakan membuat Medan cantik, Akhyar juga mendorong warga untuk berani melawan peredaran narkoba. Cara melawan yang paling sederhana, sebutnya, adalah menjaga diri dan keluarga agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.

“Mari kita berjihad melawan narkoba. Karena tidak ada jaminan keluarga kita jadi sasaran tindak penyalahgunaan narkoba,” sebut Akhyar. Sebelumnya menyampaikan sambutan, Akhyar juga memberikan hadiah kepala anak-anak pemenenang lomba azan, hafalan surah pendek, membaca Alquran, serta mewarnai. Selain itu, Peringatan Isra Miraj ini juga diisi dengan ceramah ustad Daka Simanjuntak yang berbicara soal histori dan nilai-nilai dari peristiwa Isra Miraj.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan