Plt Wali Kota Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan Medan Belawan

dibaca 215 pembaca

Plt Wali Kota Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan Medan Belawan

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M. Si., membuka Dialog dan Pembinaan Kelurahan Percontohan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Medan Tahun 2020 di Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (7/3).

Di hadapan para peserta dialog yang merupakan tokoh lintas agama itu, Plt Wali Kota Medan menyampaikan, semua agama mengajarkan kebaikan dan hidup dengan damai serta tenang. “Kuncinya kita dapat hidup damai dan tenang, serta leluasa beribadah sesuai dengan agama yang kita yakini,” ucap Plt Wali Kota Medan.

Dalam acara yang dihelat Forum Kerukunan Antarumat Beragama Kota Medan ini, Plt Wali Kota Medan mengatakan, kerukunan ini harus terus dijaga agar kehidupan dapat berjalan dengan damai. Sekali saja kerukunan terluka, maka akan membekas lama dan berpengaruh pada sendi-sendi kehidupan yang lain.

Saat itu Plt Wali Kota Medan juga berharap agar para tokoh lintas agama ini dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat agar jangan panik dan tetap waspada dalam menghadapi Virus Corona. Disebutkannya juga Pemko Medan terus mencari informasi dan sampai saat ini belum ada satu pun warga Kota Medan yang ditemukan terindikasi terserang virus tersebut.

“Kita bersyukur, sampai saat ini belum ada temuan dan kita berharap tetap tidak ada. Kalau pun ada, beberapa rumah sakit juga telah siap menanganinya,” ucap Plt Wali Kota Medan seraya mengatakan, petugas kesehatan juga terus memantau setiap orang yang datang ke Medan dari daerah endemi petugas.

Akhyar berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir serta terus meningkatkan kualitas hidup dengan menjaga kesehatan dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar.

"Kita harus tetap tenang dan jangan panik, tetap tingkatkan kulitas hidup dengan menjaga kesehatan dan kebersihan di sekitar lingkungan kita. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita akan dapat terhindar dari virus yang berbahaya tersebut," jelas Plt Wali Kota Medan seraya mengingatkan agar warga jangan menjadi panik dan paronoid. "Kalaupun ada masyarakat yang mengalami flu, saya minta agar masyarakat jangan panik terlebih dulu dan agar segera berobat ke puskesmas ataupun rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan secepat mungkin," lanjutnya.

Dalam arahannya, Plt Wali Kota Medan mengingatkan warga, termasuk kepada Camat Medan Belawan Ahmad SP, agar tidak lagi menggunakan kemasan minuman dari botol plastik yang sekali pakai. Pemko Medan sebagai motor penggerak utama harus bisa menjadi teladan. Karena itulah, di lingkungan Pemko Medan harus konsisten tidak menggunakan botol air yang hanya sekali pakai.

“Kita menggunakan tumbler yang bisa dipakai berulang kali. Ini kita terapkan, karena dalam pengorekan parit yang gencar dilakukan, kita menemukan banyak sampah yang terbuat dari plastik. Kita berharap, gerakan ini dapat mengurangi sampah plastik,” sebut Plt Wali Kota Medan.

Mengurangi sampah plastik ini, lanjut Akhyar juga bagian dari gerakan “Yuk Bikin Cantik Medan”. Plt Wali Kota Medan menceritakan tentang hal yang memperkuat tekad membuat Medan cantik, yakni pengalamannya saat blusukan ke Kelurahan Anggrung. Di sana dia menyaksikan Kampung Swafoto (selfi) yang indah.

Di tempat itu Plt Wali Kota Medan berdialog dengan warga. Dia mendapat informasi, bahwa sebelumnya tempat tersebut kumuh dan di sekitar musala yang tak lagi terpakai sering menjadi lokasi transaksi narkoba. Namun sejak dipercantik, banyak orang datang dan berswafoto di sana. Sejak itu pula tak adalagi orang berani bertransaksi narkoba di lokasi itu.

“Ini berarti, ada multi efek yang baik. Bukan sekadar membuat daerah yang kumuh menjadi cantik, tapi juga memberi manfaat mempersempit ruang gerak terjadinya kejahatan, termasuk kejahatan narkoba” ungkap Plt Wali Kota Medan seraya mengajak seluruh tokoh lintas agama untuk bersama-sama berjihad melawan peredaran narkoba.“Cara yang paling sederhana, hindarkan diri dan keluarga kita dari tindakan penyalahgunaan narkoba,” tambah Plt Wali Kota Medan di bagian akhir sambutannya.



Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan