Plt Wali Kota Medan Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Intervensi Stunting Terintegrasi Tahun 2020

dibaca 89 pembaca

Plt Wali Kota Medan Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Intervensi Stunting Terintegrasi Tahun 2020

Pemko Medan menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Intervensi Stunting Terintegrasi Tahun 2020 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Jumat (21/2). Rapat koordinasi yang dipimpin Plt Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si ini digelar dalam rangka persiapan kunjungan Ketua TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian pada minggu kedua bulan Maret ke lokasi stunting yang ada di Kota Medan tepatnya di Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai.

Rapat yang diikuti Plt Ketua TP PKK Kota Medan Hj. Nurul Khairani Akhyar, SE dan Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan Musaddad Nasution, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Renward Parapat, serta Asisten Ekbang Setda Kota Medan Khairul Syahnan Diharapkan menghasilkan gagasan yang ada nantinya dapat mendorong seluruh komponen masyarakat termasuk instansi pemerintah, lebih memperhatikan kasus stunting di Kota Medan.

Dalam arahannya Plt Wali Kota Medan meminta kepada seluruh OPD terkait agar terus melakukan tugasnya dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Medan. Artinya pertemuan ini jangan terfokus pada penilaian saja.


"Kita harus memperhatikan dan mengerjakan permasalahan stunting yang ada di Kota Medan agar dapat segera terselesaikan. Jangan berfokus pada titik penilaian saja yang kita kerjakan, Jelas Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

Menurut Plt Wali Kota Medan stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis. Oleh sebab itu, penanganan stunting dirasa penting karena stunting berdampak pada kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit dan pada akhirnya mengakibatkan produktivitas yang rendah.

"Adapun intervensi penanganan stunting yang terintegrasi adalah dengan menerapkan gerakan masyarakat hidup sehat, penyediaan air bersih dan sanitasi. Sanitasi dan air minum harus berpasangan, sehingga perlu adanya perencanaan yang baik. Selain itu keterlibatan masyarakat dan budaya pada masyarakat juga harus diperhatikan agar berkelanjutan dan memberi manfaat," jelas Plt Wali Kota Medan.

Selain itu, Plt Wali Kota Medan mengungkapkan bahwa diperlukan penguatan pemerintah pusat maupun daerah dalam mencegah kasus stunting seperti membangun infrastruktur yang terkait dengan kesehatan serta memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan perilaku hidup sehat.


Sementara itu, Plt Ketua TP PKK Kota Medan berharap selain OPD yang terkait dengan penanganan stunting yang telah melakukan pembinaan dan mengedukasi masyarakat selama ini, OPD teknis lainnya turut memberikan bantuannya khusus untuk penerimaan kunjungan tersebut.

"Tidak hanya dalam upaya penurunan angka stunting, kita juga harus bersiap menerima Ketua TP PKK Pusat beserta rombongan guna melihat kondisi stunting yang ada di kelurahan ini. Kita tunjukkan apa yang telah kita lakukan untuk usaha mengurangi stunting tersebut," harap Nurul.



Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan