Plt Wali Kota Medan: Bangun Medan dengan Optimisme

dibaca 155 pembaca

Plt Wali Kota Medan: Bangun Medan dengan Optimisme

Medan harus dibangun dengan semangat dan optimis yang tinggi. Sikap pesimis kontraproduktif dalam menyukseskan tahapan demi tahapan percepatan pembangunan. Ajakan ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M. Si., Rabu (5/2), dalam sebuah talkshow di Radio Lite FM. Acara yang berlangsung kurang lebih satu jam itu juga menghadirkan narasumber Roy Fachraby Ginting yang merupakan akademisi dari USU.

Plt Wali Kota Medan mengatakan, sesungguhnya Medan tidak tertinggal jauh dengan kota-kota besar lain di Indonesia. Ada memang masih harus mendapat perhatian lebih, yakni masalah kebersihan.

“Makanya saat ini kita galakkan program kebersihan. Kita telah dan terus membuat agar Medan bersih dan cantik,” ujar Plt Wali Kota Medan, seraya menambahkan program ini tentu diiringi dengan gerakan menumbuhkan budaya dan karakter bersih masyarakat. “Karakter dan budaya bersih masyarakat ini juga merupakan faktor utama dalam mewujudkan Medan bersih.”

Dalam talkshow yang dipandu oleh Pieter Manoppo itu, Plt Wali Kota Medan juga mengatakan, memang ada tantangan yang harus dihadapi. Di antaranya, membenahi secara bertahap infrastruktur yang rusak. Di samping itu, Pemko Medan terus berupaya menegak aturan di antaranya, menertibkan bilboard-bilboard dan reklame bermasalah.

“Ini dapat kita langsung. Medan lebih nampak rapi dan bebas dari kesemrawutan papan reklame. Dan kita juga sedang dalam tahap membersihkan sisa-sisa pembongkaran billboard sehingga trotoar benar-benar bisa dinikmati oleh pejalan kaki,” sebut Plt Wali Kota Medan.

Plt Wali Kota Medan juga mengatakan, peningkatan pelayanan publik juga telah dan terus dilakukan di kelurahan. Disebutnya, setiap kelurahan telah mengetahui skornya sehingga mereka terpacu untuk terus meningkatkan kinerja.

“Kalau masih ada keluhan memang wajar. Ini menandakan hidupnya dinamika kota. Kota ini butuh kritik juga autokritik, namun kita juga butuh sopan santun dan tetap berjalan dalam koridor,” ungkapnya.

Plt Wali Kota Medan mengatakan setiap pegawai akan mendapat penilaian dari atasannya. Makanya dia selalu mengingatkan agar pegawai mengerjakan tugasnya dengan baik dan benar.

“Abaikan semua bujukan untuk berbuat yang melanggar ketentuan. Kalau nekat main-main, tanggung akibatnya sendiri. Yang pasti saya tidak membenani kamu di luar tugas dan tanggung jawabmu. Inilah yang saya katakan pada bawahan saya,” aku Akhyar.

Dalam proses ini, Plt Wali Kota Medan juga mengaku terus menjalin komunikasi dengan bawahannya juga para tokoh maupun akademisi. Dia mengatakan, telah pula mendapat berbagai masukan dan dukung dari para guru besar di USU yang merupakan almamaternya.

“Saya telah memaparkan berbagai permasalahan dan alternatif-alternatif pemecahan yang harus dilakukan di hadapan guru besar di USU. Mereka pun mendukung dan memberikan masukan yang berharga,” ucapnya.

Dalam talkshow itu, akademisi Roy Fachraby Ginting juga mengakui berbagai terobosan dan pekerjaan yang telah dilakukan oleh Plt Wali Kota Medan. Masyarakat bisa melihat langsung pembenahan infrastruktur yang telah dilakukan, program kebersihan yang tengah digalakkan oleh Pemko saat ini. Yang diperlukan saat ini Pemko dapat memberikan penjelasan dengan baik kepada masyarakat tentang apa saja yang telah dibuat Pemko Medan. Menurutnya, masyarakat perlu dibuat tahu apa yang sudah dilakukan Pemko Medan. Apa yang di luar kewenangan Pemko, sehingga tudingan yang tak benar dapat tertepis dengan sendirinya.

Dia juga mengharapkan kegiatan blusukan dan komunikasi Akhyar dengan para tokoh masyarakat terus ditingkatkan. Dengan demikian, Plt Wali Kota Medan bisa mendapat masukan dan informasi sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan. Pada bagian lain, Roy juga berpendapat, Medan membutuhkan pemimpin yang berpengalaman seperti Plt Wali Kota Medan, yang langsung bisa bekerja, bukan belajar dulu setahun dua tahun.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan