Plt Wali Kota Medan Minta Satpol PP Berperan dalam menjadikan Medan Cantik dan Mewujudkan Peradaban Kota

dibaca 446 pembaca

Plt Wali Kota Medan Minta Satpol PP Berperan dalam menjadikan Medan Cantik dan Mewujudkan Peradaban Kota

Pemerintah Kota Medan di tahun 2020 ini memfokuskan Program dalam membangun Peradaban Kota dengan jalan budaya kita masing masing untuk menciptakan Kota Medan yang lebih indah, Cantik, aman, tertib, nyaman dan tentram. Guna mewujudkan Peradaban Kota tersebut Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan harus berperan aktif sehingga kedepannya dalam menjalankan tugas akan menjadi lebih mudah.

Demikian hal ini disampaikan Plt Wali Kota Medan Ir.H Akhyar Nasution, M.Si ketika memimpin Apel Batalyon Satpol PP Kota Medan di Halaman Kantor Wali Kota Medan, Sabtu (04/01). Apel yang dihadiri Kasat Pol PP, M. Sofyan dan para Kabid serta diikuti seluruh Personil Satpol PP ini berjalan lancar dan Khidmat.


Dikatakan Plt Wali Kota dengan membangun peradaban Kota maka masyarakat akan menyadarinya bahwa hidup di Kota Medan memerlukan ketertiban, kedisplinan sehingga tugas kita semua sebagai pelayan masyarakat akan lebih mudah.

"Dibangunnya peradaban kota, maka budaya bersih, budaya tertib, budaya gotong royong, budaya bertanggung jawab serta budaya saling mengingatkan akan lahir dari seluruh masyarakat. Sehingga kerja kita akan lebih mudah dan benturan dalam bekerja tidak akan terjadi. Oleh sebab itu pembangunan Peradaban ini menjadi fokus utama Pemerintah Kota Medan di tahun 2020", kata Plt Wali Kota Medan.


Dijelaskan Plt Wali Kota Medan, dalam membangun Peradaban Kota, mulai saat ini Seluruh Personil Satpol PP jika melihat masyarakat membuang sampah sembarangan maka harus ditegur dan diingatkan agar membuang sampah ketempatannya. Karena sampah merupakan tanggung jawab pribadi oleh karena itu jika masyarakat menghasilkan sampah harus dapat membuangnya ketempat sampah atau mewadahi sampah tersebut.

"Peran Pemerintah Kota dalam persampahan adalah mengangkut sampah yang telah diwadahi ketempat Pembuangan Akhir. Artinya kita membangun peradaban Kota agar masyarakat dapat memahami hak dan kewajibannya. Selain itu peradaban kota ini juga menjadikan masyarakat mengetahui bahwa Hak Azasi pribadi dibatasi dengan Hak Azasi orang lain", Jelas Plt Wali Kota Medan.

Menurut Plt Wali Kota Medan, jika Peradaban Kota ini terwujud maka kedepannya orang yang berkunjung ke Kota ini akan semakin meningkat. Artinya jika kunjungan wisatawan meningkatkan maka perekonomian kita juga akan meningkat yang akan berdampak positif bagi Pembangunan Kota.

Selanjutnya dalam arahannya, Plt Wali Kota mengungkapkan memasuki tahun baru 2020, Satpol PP harus memiliki semangat baru . Artinya selama tahun 2019, Plt Wali Kota Medan menilai satpol PP telah berhasil menertibkan seluruh reklame yang menyalahi aturan sehingga kota Medan terlihat lebih tertata dan rapi. Artinya penertiban Reklame yang bermasalah tersebut merupakan langkah awal guna menjadikan Kota Medan lebih indah aman, nyaman dan tertib.

" Satpol PP juga telah berhasil membebaskan beberapa jalan yang selama ini di okupasi para pedagang Kaki lima (PKL), namun walaupun mereka kembali akan tetapi sudah jauh berkurang. Tentunya penertiban dan pembebasan jalan dari para PKL ini akan terus kita lakukan demi mewujudkan kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum", Ungkap Plt Wali Kota Medan.

Menurut Plt Wali Kota Medan, Pekerjaan Satpol PP dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) sangat berat walaupun dengan keterbatasan yang ada, baik jumlah personil, keterbatasan fasilitas. Tentunya kekurangan ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan, akan tetapi dengan keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat dan niat kita semua untuk menjaga kota Medan yang tertib, nyaman dan aman sehingga seluruh masyarakat merasa senang dan tenang.

Kedepan, Tantangan dan tugas yang akan dihadapi tidak mudah. Tetapi saya menilai Satpol PP mampu melewatinya karena selama ini telah melakukan tugasnya dan menghadapi tantangan dengan baik.

" Pemerintah Kota Medan tidak anti dengan PKL, tetapi yang kita larang adalah PKL yang mengokupasi jalan dan badan jalan dan trotoar karena fungsinya bukan untuk tempat berjualan. Artinya edukasi ini yang harus dibangun di tengah masyarakat", jelas Plt Wali Kota Medan

Diakhir Sambutannya, Plt Wali Kota mengajak seluruh Personil Satpol PP mengucapkan iyel- iyel Kota Medan Yok Kita Bikin Cantik Medan. Iyel-iyel tersebut dijawab dengan Satpol PP Siap Bikin Cantik Medan.



Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan