Rakor Pengarasutamaan Gender Wujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender di Kota Medan

dibaca 58 pembaca

Rakor Pengarasutamaan Gender Wujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender di Kota Medan

Pemerintah Kota Medan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengarasutamaan Gender (PUG) Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (23/12). Rapat ini diharapkan dapat melahirkan gagasan untuk mendorong seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender di Kota Medan.

Rakor PUG ini dibuka oleh Plt Wali Kota Medan diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial, Drs. Musaddad. Hadir Kadis P3APM, Khairunnisa Mosaza, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut, Bappeda Kota Medan dan PSW Universitas Sumatera Utara.

Dikatakan Asisten Pemerintahan dan Sosial, Rakor ini selain mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender juga untuk meningkatkan pemahaman aparatur tentang penyusunan program dan kegiatan yang responsive gender dan penyampaian hasil pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program/kegiatan OPD yang responsive gender tahun 2019.

"Hasil pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang responsive gender disampaikan melalui Rakor ini. PUG merupakan strategi pembangunan yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia melalui kebijakan dan program," kata Asisten Pemerintahan dan Sosial.

Kemudian Asisten Pemerintahan dan Sosial berharap pertemuan ini dapat melahirkan gagasan untuk mendorong seluruh komponen masyarakat termasuk instansi pemerintah, dalam memperhatikan dan memfasilitasi kepentingan serta kebutuhan lima pihak di masyarakat yang dibidik dalam pengarustamaan gender dengan sasarannya adalah kaum perempuan, kaum disabilitas, kaum lansia, ibu-ibu hamil dan anak-anak.

"Kesetaraan yang dimaksud adalah, pembangunan harus memberi akses, partisipasi dan kontrol terhadap kaum perempuan. Supaya kaum perempuan bisa berkembang optimal sehingga memperoleh manfaat hasil pembangunan yang sama. Sedangkan keadilan adalah pembangunan harus merespon adanya perbedaan kebutuhan antara perempuan dengan laki-laki", Jelasnya.

Sebelumnya, Kasi Data dan Informasi Bidang Kualitas Hidup Perempuan Kualitas Keluarga Data dan Informasi (KHPKKD&I), Nurhayati dalam laporannya menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyampaikan hasil pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang responsive gender.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan