Karya Nyata Ulama Adalah Masyarakat Madani dan Relijius

dibaca 94 pembaca

Karya Nyata Ulama Adalah Masyarakat Madani dan Relijius

Karya nyata paling tinggi dari para ulama adalah terciptanya masyarakat yang madani dan religi. Demikian sambutan tertulis Plt Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si yang dibacakan Kabag Agama Setkretariat Kota Medan, Adlan pada acara Pembinaan dan Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se-Kota Medan Masa Khidmat 2019 - 2024, Rabu (18/12) di aula kantor MUI Medan.

Pada acara yang dihadiri Ketua Umum MUI Medan, Prof. H. M. Hatta, segenap perwakilan unsur Forkopimda, pengurus organisasi keagamaan, perwakilan camat se-Kota Medan itu, Kabag Agama juga menyampaikan harapan agar pengukuhan ini dapat menjadi amunisi dan motivasi untuk dapat merumuskan program kerja serta merealisasikan program tersebut dalam bentuk kegiatan keagamaan bagi masyarakat Medan.

Adlan mengatakan, MUI merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari peranan ulama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ulama dan umaroh merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan untuk menjamin pembangunan mental dan spiritual masyarakat di suatu wilayah.

Hal itu, lanjutnya, harus terus digaungkan, sehingga nantinya kita akan mendapati masyarakat Medan benar-benar maju baik secara pemikiran, fisik maupun mental.

Diharapkan juga MUI kecamatan terus menjalin keakraban dan kerjasama dengan camat dan jajarannya serta Muspika dalam rangka memajukan Medan

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum MUI Medan. Mereka yang dikukuhkan yakni Ketua dan Sekretaris MUI Kecamatan Medan Kota, Sunggal, Helvetia, Denai, Barat, Deli, Belawan, Amplas, Area, Johor, Marelan, Labuhan, Tembung, Maimun, Polonia, Baru, Perjuangan, Petisah, Timur, dan Selayang.

Pengukuhan ini ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan SK kepengurusan dan pin kepada pengurus kecamatan oleh Ketua Umum MUI.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan