Madrasah Kader Nahdhatul Ulama Diharapkan Wadah Pengkaderan untuk Tingkatkan Kualitas Organisasi

dibaca 162 pembaca

Madrasah Kader Nahdhatul Ulama Diharapkan Wadah Pengkaderan untuk Tingkatkan Kualitas Organisasi

Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Medan menggelar Madrasah Kader Nahdhatul Ulama (MKNU). Diharapkan MKNU yang diikuti 120 orang ini menjadi wadah Pengkaderan bagi NU untuk meningkatkan kualitas Organisasi Islam tersebut. Demikian hal ini disampaikan Kabag Agama Adlan mewakili Plt Wali Kota Medan ketika menghadiri pembukaan MKNU yang digelar di Pesantren Al Kautsar, Jalan Pelajar Timur, Jumat (06/07). Dalam MKNU yang dibuka Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar, Buya KH Ali Akbar Marbun ini hadir, Ketua MUI Medan Prof Mohd Hatta, Pengurus PBNU, Sultanul Huda, Ketua PWNU Sumut, A. Ritonga, Ketua PCNU Medan, Burhanuddin dan Perwakilan Polda Sumut dan Perwakilan Kodam I/BB.

Menurut Kabag Agama, MKNU ini bertujuan untuk peneguhan Ideologi Ahlussunah WalJamaah sebagai sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara rasional dan skripturalis yang bersumber Al Quran dan Sunnah serta menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik.

"MKNU merupakan lembaga yang bertugas menyelaraskan fikrah, Harakah dan Amaliyah An Nahdliyyah pada semua tingkatan struktur NU. Karenanya Kader yang dilatih pada MKNU juga akan menjadi kader yang berkualitas dan dapat menyelaraskan Fikrah Harakah dan Amaliyah dalam kehidupan Organisasi. Selain itu, MKNU ini juga menjadi wadah Pengkaderan untuk meningkatkan Kualitas Organisasi", katanya.

Sebelumnya Ketua PCNU Medan Burhanuddin didamping Bendahara PCNU Medan Zulkarnain mengatakan, Kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama PCNU kota Medan bersama PWNU Sumut guna meningkatkan pemahaman ahlussunnah wal jamaah dikota Medan. Adapun Tim pemateri dalam MKNU hang digelar selama tiga hari ini dari PWNU Sumut yang terdiri dari unsur Syuriah PWNU Sumut dan lainnya. Kita sangat berterima kasih kepada PWNU Sumut yang sangat aktif dalam memberikan oreientasi pemahaman ahlussunnah wal jamaah karena Nahdlatul ulama merupakan organisasi yang bersandarkan pada pemahaman aswaja.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan