Kepling Harus Mampu Ajak Warga Jaga Kebersihan

dibaca 130 pembaca

Kepling Harus Mampu Ajak Warga Jaga Kebersihan

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M. Si., mendorong seluruh kepala lingkungan (kepling) menjalin komunikasi yang efektif dengan warga untuk menyukseskan program kebersihan yang tengah digalakkan Pemko Medan. Setiap kepala lingkungan harus bisa mengajak warganya untuk mewadahi sampah agar tidak berserakan.

 

Dorongan ini disampaikan Plt Wali Kota Medan saat membuka kegiatan Pembinaan Mental, Disiplin, dan Etos Kerja Kepala Lingkungan se-Kota Medan, Senin (2/12) di Asrama Haji Medan.

 

Di hadapan 2001 kepling, 151 lurah, dan 21 camat, dan segenap pimpinan organisasi perangkat daerah yang menghadiri pembukaan itu, Plt Wali Kota menyebutkan, kepling harus dapat menjadi teladan dan menggerakkan masyarakat ikut menyukseskan program bersih-bersih ini.

 

Plt Wali Kota menyebutkan, Kota Medan harus dibangun dengan disiplin dan tertib.

"Maka untuk itu, kita dulu harus tertib dan disiplin agar dapat menjadi teladan bagi masyarakat," ucapnya seraya menyerukan agar setiap kepling terus berupaya meningkatkan kualitas diri dan hasil pekerjaan.

 

Pada saat itu Plt Wali Kota juga mengatakan, banyak hal yang harus dikerjakan para kepling di bawah bimbingan lurah dan camat. Memang, lanjut Plt Wali Kota, sesuai dengan laporan yang diterimanya dari camat dan lurah, sudah ada perbaikan di Medan. Telah ada upaya memperindah lingkungan dengan membuat gang-gang swafoto. Sudah pula nampak kesadaran warga mewadahi sampahnya. Namun, masih ada pula yang belum peduli untuk mewadahi sampah di lingkungannya.

 

"Saya tidak meminta kepling mengangkat sampah. Namun kepling harus bisa dan kreatid menggerakkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mewadahi sampahnya," sebutnya.

 

Plt Wali Kota mengatakan, bersih itu tidak tergantung orang lain. Sepanjang ada kesadaran dan kemauan setiap warga, maka bersih itu dapat terwujud.

 

"Kalau kebersihan dapat kita wujudkan, tentu pekerjaan yang lebih besar lagi dapat kita tuntaskan," ujar Plt Wali Kota seraya mengajak seluruh kepling untuk menjadi kegiatan bersih-bersih ini sebagai titik awal percepatan pembangunan di Medan.

 

Dalam kegiatan yang dihelat Bagian Tata Pemerintahan Setdako Medan itu, Plt  Wali Kota juga mengatakan kenaikan gaji kepling sesuai dengan UMK Medan ini harus dibarengi dengan peningkatan kinerja. Pada saat itu Plt Wali Kota juga menyampaikan agar para camat mengevaluasi perpanjangan kerja kepling yang tidak bisa membuat lingkungannya bersih.

 

Pada pembukaan itu, di luar dugaan Plt Wali Kota meminta agar para kepling yang perolehan PBB mencapai atau melebihi 100 persen untuk maju.

Belasan kepling yang merasa meraih 100 persen PBB pun maju. Setelah mengonfirmasi langsung kepada camat tentang kebenaran pengakuan para kepling ini, Plt Wali Kota pun memberikan penghargaan berupa sejumlah uang kepada para kepling ini. Tindakan spontan Plt Wali Kota memberikan saguhati kepada kepling berprestasi ini pun diikuti beberapa pimpinan OPD yang hadir.

"Memang harus reward bagi yang berprestasi," ujar Plt Wali Kota.

 

Para kepling yang mendapat saguhati dari Plt Wali Kota itu antara lain berasal dari Lingkungan 8 Kelurahan Merdeka, Lingkungan 12 Kelurahan Bagan Deli, dari Kelurahan Bantan Timur, Lingkungan 15 Kelurahan Sei Mati, Lingkungan 4 Kelurahan Gaharu, Lingkungan 3 Kelurahan Sicanang, Lingkungan 5 Kelurahan Petisah Hulu, Lingkungan 4 Kelurahan Simpangan Tanjung, Lingkungan 15 Kelurahan Binjai, Lingkungan 2 Kelurahan Jati, Lingkungan 15 Kelurahan Sei Sikambing, Lingkungan 4 Kelurahan Mangga, Lingkungan 4 Kelurahan Sidorame Barat 2, dan lingkungan asal Medan Amplas.

 

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan, Musaddad Nasution melaporkan, peserta kegiatan ini merupakan seluruh kepling di Kota Medan yang berjumlah 2001 orang. Selanjutnya kepling dibagi dalam 4 angkatan, setiap angkatan berjumlah 500 kepling. Sedangkan yang menjadi narasumber adalah BNN Provinsi Sumut sebanyak 3 orang, Universitas Sumatera Utara sebanyak 3 orang, Polrestabes Medan berjumlah 5 orang, Kodim 0201/BS berjumlah 10 orang, profesional training berjumlah 3 orang.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan