Tim Pembinaan Karakter dan Budaya Bersih Harapkan Guru Bentuk Karakter Anak Sadar dan Peduli Kebersihan Lingkungan

dibaca 290 pembaca

Tim Pembinaan Karakter dan Budaya Bersih Harapkan Guru Bentuk Karakter Anak Sadar dan Peduli Kebersihan Lingkungan

Tim Pembinaan Karakter dan Budaya Bersih Pemko Medan melanjutkan kunjungan ke sekolah-sekolah. Kali ini Rabu (27/11) Tim mengunjungi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Medan di jalan Adam Malik. Kunjungan ke sekolah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan himbauan kepada sekolah guna membentuk karakter masyarakat sekolah untuk sadar dan peduli akan kebersihan lingkungan.

 

Tim 1 Pembinaan Karakter dan Budaya Bersih ini dipimpin Kabag Sosial dan Pendidikan (Sospen) Khoiruddin Rangkuti. Dikatakannya kunjungan ke sekolah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan Plt Wali Kota Medan bersama Kepala Sekolah di kantor Walikota Medan terkait dengan upaya mendukung kebersihan Kota Medan.

 

 "kehadiran tim disini untuk memberikan pemahaman yang lebih kepada guru - guru agar dapat membentuk karakter anak untuk peduli dengan sampah dan Kebersihan lingkungan. Artinya pembentukan karakter ini dilakukan sejak dini sehingga akan berdampak untuk kedepannya", kata Khoiruddin Rangkuti.

 

Selain itu, Dijelaskan Kabag Sospen, hadirnya Tim disini  juga untuk mensosialisasikan sekaligus monitoring dan pan Karakter dan Budaya Bersih di Sekolah. Artinya Pemko Medan berharap di tangan Kepala Sekolah dan Guru akan terbentuk karakter anak yang peduli dengan sampah dan Kebersihan lingkungan.

 

"Sebagai contoh karakter anak - anak yang ingin kita bentuk yakni jika melihat sampah maka anak-anak secara spontan akan mengambil sampah tersebut dan membuang ke tempatnya", jelas Kabag Sospen dihadapan Kepala Sekolah dan guru SMP Negeri 7, SMP Negeri 19, SMP Negeri 14 Medan dan SMP Negeri 23.

 

Dalam kesempatan ini juga, Kabag Sospen yang hadir bersama Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Baharuddin Harahap dan Kepala Seksi Bina Jejaring Komunikasi, Dinas Lingkungan Hidup, Nazaruddin mengajak masyarakat sekolah untuk mengurangi sampah plastik dengan tidak menggunakan botol minuman sekali pakai. Hal ini dapat diganti dengan menggunakan Tumbler.

 

 

"Kita biasakan juga anak didik kita untuk membawa botol minuman dari rumah seperti tumbler, jadi mereka tidak lagi minum menggunakan plastik pada saat haus, ini akan sangat membantu mengurangi sampah plastik di Kota Medan."jelasnya.

 

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Medan, Drs. Hj. Irnawati, MM mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menyambut dan siap mendukung program pemerintah Kota Medan dalam membentuk karakter anak untuk membudayakan kebersihan. Pihak sekolah, Dijelaskan Irnawati juga telah membuat program kepada siswanya untuk peduli dan menjaga kebersihan lingkungan.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan