Balitbang Gelar Seminar Akhir Hasil Penelitian Harapan Masyarakat Kepada RS Pirngadi

dibaca 197 pembaca

Balitbang Gelar Seminar Akhir Hasil Penelitian Harapan Masyarakat Kepada RS Pirngadi

Diperlukan penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi utilitasi dan mengidentifikasi harapan-harapan masyarakat pada pelayanan RS Pirngadi Medan.

Demikian sambutan tertulis Plt Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si yang dibacakan Kepala Balitbang Medan, Farid Wajedi saat membuka Seminar Akhir Kajian Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Utilitas Fasilitas Pelayanan Kesehatan RS Pirngadi, Kamis (14/11) di Hotel Grand Antares Medan.

Disebutkan juga, pertumbuhan rumah sakit swasta kelas C dan D, harus menjadi sebuah tantangan bagi RS Pirngadi. Karena itu pulalah diperlukan kajian dan penelitian agar rumah sakit milik Pemko Medan ini kian baik kinerjanya.

“Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat dianalisis faktor yang mempengaruhi utilitasi Rumah Sakit Pirngadi, baik dari internal maupun eksternal, serta dapat diidentifikasi harapan masyarakat pada pelayanan kesehatan,” sebutnya.

Sebelumnya, Kabid Sosial dan Kependudukan Balitbang Medan, Bahrian Effendi melaporkan, seminar proposal ini telah dilaksanakan pada 8 Juli 2019 di Ruang Rapat II, kantor Wali Kota Medan.

Di hadapan peserta seminar akhir yang terdiri dari para pimpinan OPD terkait, Dewan Riset Kota Medan, BPJS Kota Medan, dan Kepala Puskesmas se-Kota Medan itu, Bahrian mengatakan, penelitan ini merupakan bagian dari kegiatan koordinasi Tim Kelompok Kerja Jaringan Penelitian dan Pengembangan Bidang Kesehatan Kota Medan Tahun 2019.

“Diharapkan penelitian ini dapat mengidentifikasi harapan masyarakat kepada pelayanan di RS Pirngadi Medan,” sebut Bahrian.

Dalam seminar akhir itu dipaparkan hasil penelitian dari Tim yang terdiri dari Dr. Drs. R. Kintoko Rochadi, MKM, Dr. Juanita, SE.,M.Kes dan Drs. Alam Bakti Keloko. Salah satu kesimpulan penelitian ini antara lain, sistem rujukan berjenjang menjadi penyebab rendahnya utilitasi RS Pirngadi.

Selain itu, Pemko melalui Dinas Kesehatan Medan sudah membuat kesepakatan bahwa puskesmas di Medan dapat langsung merujuk ke RS Pirngadi karena RS Pirngadi sebagai rumah sakit pendidikan, tanpa melalui rujukan berjenjang dengan cara rujukan manual CPS dan ini sudah disosialisasikan kepada seluruh puskesmas yang ada di Medan.

Berkaitan dengan itu, disarankan agar Dinas Kesehatan Medan dan BPJS Kesehatan menindaklanjuti kesepakatan dengan membuat surat edaran agar di tataran pelaksanaan tidak menimbulkan keraguan puskesmas dalam merujuk pasien ke RS Pirngadi.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan