Plt Wali Kota Ajak Pemuda Jaga Kebersihan Kota

dibaca 296 pembaca

Plt Wali Kota Ajak Pemuda Jaga Kebersihan Kota

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si., mengajak para pemuda untuk menjaga kebersihan kota dan mengurangi produksi sampah.

"Inilah saatnya kita bangkit. Kita tidak cukup hanya berceloteh tentang sampah, kita harus bertindak. Banyak orang pandai berdialog tentu kebersihan, soal sampah, namun belum banyak yang mampu membersihkan sampah yang di depan rumahnya," ujar Plt Wali Kota Medan saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Senin (28/10) di halaman depan kantor wali kota.

Plt Wali Kota juga menyerukan kepada aparatur Pemko Medan agar tidak lagi menggunakan empat makanan dan minum yang sekali pakai. Perintah ini merupakan salah satu upaya mengurangi volume sampah di Medan.

Upacara ini diikuti Sekda, Ir. Wirya Alrahman, M. M., para Asisten Setdako, pimpinan OPD, Staf Ahli Wali Kota, camat, lurah, organisasi kepemudaan, dan segenap ASN di lingkungan Pemko Medan. Bertindak sebagai perwira upacara Kadis Kominfo Medan, Zain Noval, S.STP., MAP.

Pada upacara itu, Plt Wali Kota Medan di awal amanatnya membacakan Pidato Menteri Pemuda dan Olah Raga, Zainuddin Amali. Disebutkannya, tema peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 "Bersatu Kita Maju" ini menegaskan kembali komitmen bahwa hanya dengan persatuan dapat terwujud cita-cita bangsa.

Tema "Bersatu Kita Maju", lanjut Plt Wali Kota, sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju.

Di bagian lain Plt Wali Kota menyampaikan, saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam.

"Di sinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang posistif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia," sebutnya.

Plt Wali Kota juga mengatakan, kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya. Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.

"Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik," ujarnya.

Upacara ini berlangsung dengan khidmat. Selain pengibaran bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya",
pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, upacara ini juga ditandai dengan pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan