Tim Medan Memukau dan Raih Gelar Aktor Terbaik Lomba Metra Petra Sumut

dibaca 364 pembaca

Tim Medan Memukau dan Raih Gelar Aktor Terbaik Lomba Metra Petra Sumut

Tim Media Tradisional Pertunjukan Rakyat (Metra Petra) Kota Medan berhasil memukau para penonton Lomba Pementasan Metra Petra Tahun 2019 yang digelar Pemprovsu, Rabu (2/10) di Gelanggang Mahasiswa USU. Lewat cerita “Kecak Mendai” yang bersumber dari kisah Medan tempo dulu, Tim Pemko Medan ini berhasil menyampaikan pesan pembangunan di era 4.0 ini dengan komunikatif.

Walau pun didominasi para pemain baru, tim binaan Pemko Medan ini berhasil masuk pada peringkat enam besar. Selain itu, dewan juri yang terdiri dari Yan Amarni, Wan Hidayati, dan Safrin Oktora ini juga memilih aktor tim Pemko Medan, Daffa Ryanza Harahap, menjadi menjadi Aktor Terbaik Lomba Pementasan Metra Petra Tahun 2019 ini.

Lomba Pementasan Metra Petra Tahun 2019 ini diikuti oleh 14 kabupaten se-Sumut. Masing-masing tim membawakan kisah yang memuat kearifan lokal masing-masing daerah. Selain Medan, kabupaten/kota yang masuk dalam enam besar yakni Tanjungbalai yang kemudian disusul oleh Humbanghasudutan, Labura, Deliserdang, dan Serdangbedagai.

Pada tahun ini, Tim Tanjungbalai yang berhasil menjadi Juara I yang berhak menjadi duta Sumut untuk perlombaan tingkat nasional. Tahun sebelumnya, tim Pemko Medan juga pernah membawa nama Sumut di ajang nasional dan berhasil meraih Juara III.

Perlombaan ini dibuka oleh Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Gubsu, Agus Tri Priyono pagi tadi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gondang. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Agus Tri Priyono, Gubsu menyebutkan, perhelatan ini memiliki makna positif. Selain melestarikan budaya daerah, media tradisional pertunjukan rakyat ini juga dapat digunakan sebagai alat penyampai pesan dan informasi kepada masyarakat.

"Media tradisional pertunjukan rakyat biasanya mengedepankan kearifan lokal sehingga lebih mudah diserap masyarakat," sebutnya.

Selain itu, tambah Gubsu, media tradisional ini juga dapat menjadi sarana untuk membantu pemerintah dalam mendiseminasikan informasi dengan cara tradisional.



Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan