Wakil Wali Kota Hadiri Rakor Pemda Se-Sumut

dibaca 277 pembaca

Wakil Wali Kota Hadiri Rakor Pemda Se-Sumut

Wali Kota Medan Drs. H. T Dzulmi Eldin S, M.Si.,M.H diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si menghadiri Rakor Pemda se Sumatera Utara di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Jalan Balai Kota, Rabu (2/10).

Tujuannya guna pemerintah pusat dan daerah bisa mensinergikan seluruh program yang ada, serta dapat bersinergi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dalam menjadikan Sumut yang bermartabat.

Dalam kesempatan ini, Kota Medan mendapat penghargaan Pemda terbaik peringkat pertama dalam kategori Penyaluran Kredit Ultra Mikro terbanyak Tahun 2017 - 2019, diikuti peringakat kedua Kabupaten Langkat, dan peringkat ketiga Kabupaten Serdang Bedagai. Selain itu, Kota Medan juga mendapatkan penghargaan Pemda terbaik peringkat kedua dalam kategori Kemandirian Fiskal 2018, peringkat pertama jatuh kepada Provinsi Sumut, dan peringkat ketiga diberikan pada Kabupaten Tapanuli Selatan.

Rakor yang dibuka Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengusung tema "Bersinergi Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Menuju Sumut Bermartabat", ditandai dengan pemukulan gong dan diikuti Wali Kota/Bupati se Sumut.

Dalam sambutannya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak Bupati/Wali Kota se Sumut untuk sama-sama bergerak dan berkolaborasi dalam mensinergikan peningkatan perekonomian masyarakat walaupun rakyat Sumut memiliki keberagaman suku, ras, dan agama tidak menjadi hambatan dalam menjadikan Sumut Bermartabat.

"Mari sama-sama kita bergandengan tangan, bergerak serta berkolaborasi dalam mensinergikan peningkatan perekonomian masyarakat Sumut, walaupun kita berbeda dalam suku, ras, budaya, dan agama tidak menjadi hambatan untuk menjadikan Sumut yang bermartabat," tegas Gubernur Sumut.

Sementara itu, usai mengahadiri Rakor tersebut Wakil Wali Kota mengatakan, kegiatan hari ini dilakukan dalam rangka meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di Provinsi Sumut. Hal ini antara lain dilakukan untuk mencegah terjadinya duplikasi anggaran antara pemerintah pusat dengan daerah. Selain itu, kondisi ini mengakibatkan anggaran pemerintah daerah menjadi tidak fokus, sehingga sulit untuk melakukan sinkronisasi antara belanja APBD dengan program belanja di kementerian dan lembaga pemerintahan.

"Kegiatan hari ini juga berguna untuk mencegah duplikasi anggaran yang tidak sengaja dilakukan, dalam artian bahwa masih banyak ditemukan perbedaan nama program di pemerintah pusat dan daerah, namun substansi kegiatannya sama. Jika ini terus terjadi, tentu akan sangat memberatkan bagi APBN Indonesia," ungkap Wakil Wali Kota.

Maka dari itu, Akhyar berharap pemerintah pusat dan daerah akan bisa mensinergikan seluruh program yang ada, sehingga dengan demikian akan membuat proses pembangunan dapat berjalan lancar di seluruh wilayah tanah air Indonesia.

Selanjutnya, Rakor ini diisi dengan sesi diskusi oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumut Tiarta Sebayang, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Wiwiek S Widayat, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumut Yusup Ansori, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Syech Suhaimi.

 

 

Sumber : Humas Pemko Medan