Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Lomba Media Tradisional Pertunjukan Rakyat

dibaca 216 pembaca

Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Lomba Media Tradisional Pertunjukan Rakyat

Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M. Si., M.H diwakili Kadis Komunikasi dan Informatika Medan, Zain Noval, S.STP., M.AP menghadiri Pembukaan Lomba Pementasan Media Tradisional Pertunjukan Rakyat (Metra Petra) Tingkat Sumut 2019, Rabu (2/10) di Gelanggang Mahasiswa USU.

Selain mengikuti acara pembukaan, Kadis Kominfo Medan sekaligus memberikan semangat kepada Tim Metra Petra Kota Medan yang ikut dalam perlombaan yang digelar Pemprovsu ini. Perhelatan ini dibuka oleh Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Gubsu, Agus Tri Priyono yang ditandai dengan pemukulan gondang. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Agus Tri Priyono, Gubsu menyebutkan, perhelatan ini memiliki makna positif. Selain melestarikan budaya daerah, media tradisional pertunjukan rakyat ini juga dapat digunakan sebagai alat penyampai pesan dan informasi kepada masyarakat.

"Media tradisional pertunjukan rakyat biasanya mengedepankan kearifan lokal sehingga lebih mudah diserap masyarakat," sebutnya.

Selain itu, tambah Gubsu, media tradisional ini juga dapat menjadi sarana untuk membantu pemerintah dalam mendiseminasikan informasi dengan cara tradisional. Sementara itu, Kadis Kominfo Medan, Zain Noval S.STP., M.AP mengharapkan Tim Metra Petra Pemko Medan dapat tampil maksimal dan tetap dapat mengharumkan nama Medan dalam ajang ini. Dia menyampaikan, tahun lalu, Tim Metra Petra Kota Medan berhasil menjadi juara pertama dalam perlombaan ini dan menjadi utusan Sumut dalam perlombaan tingkat nasional. Dan pada lomba tingkat nasional itu, Medan juga meraih Juara III.

"Kita berharap pada perlombaan tahun ini, Tim Pemko Medan juga dapat meraih prestasi yang baik," harapnya didampingi Kabid Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Saipul Amri, S.Sos.

Dalam perlombaan ini, Tim Pemko Medan membawakan cerita berjudul "Kecak Mendai". Pertunjukan yang digarap secara apik ini bercerita tentang sebuah kelompok kesenian tradisional yang tengah mempersiapkan pertunjukan rakyat. Dan proses latihan itu diviralkan seorang anak dengan tujuan memperkenalkan kearifan lokal Medan kepada dunia melalui internet.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan