Pemko Medan Gelar Revitalisasi UKS

dibaca 170 pembaca

Pemko Medan Gelar Revitalisasi UKS

Pemko Medan melalui Bagian Sosial dan Pendidikan (Sospen) Kota Medan menggelar Revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kota Medan Tahun Anggaran 2019 di Hotel Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (26/9). Kegiatan diikuti sebanyak 320 peserta yang terdiri dari guru SD, SMP, serta tenaga medis dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Penyematan tanda peserta kepada dua orang peserta menjadi tanda dibukanya kegiatan tersebut. Pembukaan dilakukan Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H. diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Renward Parapat, ATD., M.T. didampingi Kepala Bagian Sosial Pendidikan Setda Kota Medan Khoiruddin Rangkuti. Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan, Asisten Adiminstrasi Umum Setda Kota Medan mengatakan revitalisasi UKS menjadi sesuatu yang krusial untuk dibangkitkan kembali. Sebab, saat ini tidak jarang warga Kota Medan khususnya para siswa tidak menyadari bahkan tidak mengetahui aturan dan pola hidup sehat dengan baik dan benar sehingga tidak jarang justru berakibat munculnya bibit-bibit penyakit dalam tubuh.

"Kegiatan ini menjadi sangat penting guna memberikan pemahaman bagi kita semua khususnya tenaga pengajar agar dapat menjadi penyampai serta contoh bagi anak-anak murid dalam mengedukasi pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Hal ini guna meningkatkan kualitas kesehatan diri juga keluarga," kata Asmum. Menurutnya, saat ini kebiasaan hidup manusia telah berubah yakni senang mengkonsumsi makanan cepat saji (junk food). Tentu jika itu terus berlangsung maka dikhawatirkan akan memberi dampak kurang baik bagi kesehatan. Oleh karenanya, Renward berpesan kepada para guru agar nantinya mengingatkan seluruh siswa untuk membiasakan diri mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur-sayuran.

"Kualitas hidup sehat dimulai dari diri sendiri. Selain makan buah dan sayuran, olahraga rutin juga perlu dibiasakan sejak dini. Sebab, kesehatan menjadi modal utama kita untuk dapat beraktifitas sehingga bisa berkontribusi khususnya bagi Kota Medan sehingga dapat terwujud sebagai kota multikultural yang berdayasaing, humanis, sejahtera dan religius," pesannya. Renward menekankan UKS hendaknya tidak hanya menjadi sekedar program tapi juga tapi juga wadah meningkatkan kesadaran untuk peduli pada kebersihan di manapun berada.

"Bapak Wali Kota juga berpesan agar pemahaman dan kepedulian pada kebersihan dimulai dari lingkungan sekolah. Sebab, kebersihan akan mendatangkan kesehatan. Untuk itu, ini menjadi tugas dan tantangan bagi seluruh guru," pungkasnya. Sebelumnya, Kabag Sospen Setdako Medan Khoiruddin Rangkuti dalam laporannya mengatakan tujuan revitalisasi UKS digelar untuk melakukan pembinaan bagi guru sehingga memahami tugas dan perannya dalam melakukan dan meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari sejak 26-29 September tersebut, sebut Khoiruddin lebih ditekankan pada pemahaman materi tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan sosialisasi HIV AIDS. Nantinya sejumlah materi terkait akan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan. Sekaitan itulah, Khoiruddin berharap para peserta dapat mengikuti dan memahami seluruh materi dengan sungguh-sungguh hingga nantinya dapat diterapkan dengan maksimal di lingkungan sekolah.

"Kami harap output yang didapat usai kegiatan ini dipahami dan diimplementasikan dalam meningkatkan revitalisasi UKS di Kota Medan," harapnya.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan