Wali Kota Medan Hadiri Peluncuran Buku Tuan Guru Batak Sekaligus Dialog Nasional Kerukunan Kebangsaan

dibaca 198 pembaca

Wali Kota Medan Hadiri Peluncuran Buku Tuan Guru Batak Sekaligus Dialog Nasional Kerukunan Kebangsaan

Wali Kota Medan Drs. H.T Dzulmi Eldin S, M.Si.,M.H diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial, Drs. Musaddad Nasution menghadiri Peluncuran Buku Tuan Guru Batak (TGB) Syekh H. Dr. Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajagukguk, MA sekaligus Dialog Nasional di Hotel JW Marriott, Senin, (23/09). Kegiatan yang bertemakan Fatwa - Fatwa Kerukunan Kebangsaan dalam memperkokoh Ikatan Persaudaraan Kebangsaan ini dibuka oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Dalam pertemuan ini hadir juga, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah, Wakapoldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin, Kakankemenag Sumut, Iwan Zulhami, Anggota DPR Dolly Tanjung, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan dan Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, mengatakan tidak ada agama di dunia yang mengajarkan umatnya untuk saling mencelakai dan berbuat kejahatan. Untuk itu masing-masing pemeluk agama harus hidup saling menghargai dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Atas dasar itu Gubsu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya dialog nasional sekaligus peluncuran buku berjudul Dakwah Kerukunan dan Kebangsaan yang ditulis TGB Syekh Dr. Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajagukguk, MA. Sebab, buku itu mengupas tentang kerukunan hidup beragama dan kebangsaan sehingga dapat diteladani. Sementara itu, Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Sosial Drs. Musaddad Nasution, mengungkapkan Pemko Medan sangat mengapresiasi peluncuran buku Tuan Guru Batak (TGB) Syekh H. Dr Ahmad Sabban Elrahmaniy Rajagukguk, apalagi kegiatan ini sekaligus digelar dengan Dialog Nasional Kerukunan Kebangsaan. Untuk itu Melalui dialog nasional dan peluncuran buku Dakwah Kerukunan Bu dan Kebangsaan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan sehingga tercipta harmonisasi dalam kehidupan tanpa melihat perbedaan suku, agama ras maupun berbagai perbedaan lainnya.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan