Menjawab Tantangan Dari Bandung, 2019 Orang Serentak Lakukan Tarian Ahoi Nusantara

dibaca 478 pembaca

Menjawab Tantangan Dari Bandung, 2019 Orang Serentak Lakukan Tarian Ahoi Nusantara

Sebanyak 2019 orang secara bersama-sama melakukan tarian khas kota Medan yaitu tarian ahoi nusantara di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (15/9). Acara bertajuk “Seberapa Indonesianya Kamu” ini disaksikan Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S.M.Si.,M.H dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si.

Dengan mengenakan pakaian bernuansa merah putih dipadukan pakaian adat khas Kota Medan, ke 2019 peserta tampak penuh semangat melakukan tarian ahoi nusantara tersebut. Bahkan Wakil Wali Kota Medan didampingi sejumlah pimpinan OPD dan Camat juga ikut menari bersama.

Wakil Wali Kota Medan mengatakan dengan adanya kegiatan ini membuktikan bahwa kota Medan memiliki kreatifitas yang tinggi dan kekayaan budaya yang beragam.

"Selama ini banyak budaya kita yang belum terpopulerkan maka melalui kegiatan ini kita menantang sejumlah daerah di Indonesia dan menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa Kota Medan memiliki kekayaan dan keberagaman yang luar biasa."kata Wakil Wali Kota Medan.

Untuk itulah Wakil Wali Kota Medan mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk mengembangkan tarian ini karena tarian ini merupakan salah satu kekayaan Kota Medan yang sesungguhnya.

"Mari terus kita kembangkan tarian ini, karena ini merupakan kekayaan kita yang sesungguhnya."ajak Wakil Wali Kota Medan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Drs. Agus Suriyono menjelaskan tarian ahoi nusantara sendiri merupakan tarian khas Kota Medan dan dijadikan sebagai iconnya Kota Medan. Dengan diiringi musik melayu, dikolaborasikan dengan beberapa musik daerah lainnya seperti Toba, Tapsel dan Karo, gerakan tarian ini kemudian di aransemen menyerupai gerakan senam sehingga anak-anak maupun orangtua dapat melakukan tarian ini.

Kedepanya Agus berharap tarian ini dapat dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia dan ditarikan secara bersama-sama.

"Saya berharap tarian ini dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia sehingga dapat ditarikan bersama-sama baik itu anak-anak maupun orangtua."harap Agus.

Tidak lupa Agus juga mengajak masyarakat Kota Medan untuk terus memperomosikan budaya Kota Medan sehingga semakin banyak wisatawan yang berkunjung di Indonesia.

"Mari terus kita promosikan budaya kita, sehingga akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan, sebab Kota Medan adalah kota yang paling Indonesia karena di huni oleh suku dan budaya yang beragam."Ajak Agus.

Usai menjawab tantangan dari Bandung, selanjutnya Medan menantang Jember, Bengkulu dan Makasar.


Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan