Wali Kota Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Medan

dibaca 117 pembaca

Wali Kota Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Medan

Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M. H., menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Kota Medan dengan agenda mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019, di Gedung DPRD Kota Medan, Kamis (16/8).

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan, Hendry Jhon Hutagalung, SE, SH, MH dan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, M. M. , unsur Forkopimda Kota Medan, para anggota dewan, pimpinan OPD, camat se-kota Medan, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Medan.

Saat menyampaikan pidato kenegaraannya, mengenakan baju adat Sasak dari Nusa Tenggara Barat (NTB) berwarna coklat keemasan. Presiden menyampaikan, di usia 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, diharapkan semakin memperteguh semangat pada pendiri bangsa terdahulu.

"Bahwa Indonesia bukan cuma Jakarta, Pulau Jawa, tetapi Indonesia adalah seluruh pelosok tanah air dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Rote," katanya.

Oleh sebab itulah, kata Jokowi, pembangunan Indonesia harus dirasakan semua lapis masyarakat. Tanpa terkecuali. Dan, itu dapat tercapai jika semua pihak termasuk masyarakat bekerja sama. "Karena itu pembangunan yang kita lakukan, harus terus Indonesia sentris, dinikmati seluruh masyarakat," katanya.

Presiden menyebutkan, Indonesia Maju bukan hanya karya Presiden dan Wakil Presiden bukan hanya karya lembaga eksekutif lembaga legislatif ataupun yudikatif saja. Tetapi keberhasilan Indonesia juga karya pemimpin agama, budayawan dan para pendidik. Keberhasilan Indonesia adalah juga karya pelaku usaha, buruh, pedagang, inovator maupun petani, nelayan dan UMKM, serta karya seluruh anak bangsa Indonesia.
Presiden menutup pidatonya dengan meminta izin di depan parlemen untuk memindahkan ibu kota RI ke Kalimantan. Dia menegaskan ibu kota bukan hanya simbol identitas bangsa, tapi juga representasi kemajuan bangsa. Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Ini demi visi Indonesia Maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya.

"Dirgahayu Republik Indonesia! Dirgahayu Negeri Pancasila! SDM Unggul, Indonesia Maju! Merdeka!" sambung Jokowi.

Tampak anggota parlemen yang hadir langsung berdiri dari tempat duduknya dan menyampaikan tepuk tangan meriah.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan