Wali Kota Ikuti Upara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila

dibaca 123 pembaca

Wali Kota Ikuti Upara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila

Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H. mengikuti Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Tingkat Provinsi Sumut, Sabtu (1/6) di Lapangan Benteng Medan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Gubsu, H. Edy Rahmayadi. Upacara ini diikuti antara lain oleh Wagubsu, H. Musa Rajekshah, segenap unsur Forkopimda Sumut, Ketua DPRD Sumut, H. Wagirin Arman, Konsul Negara Sahabat, Ketua Ormas dan Kepemudaan, BUMN dan BUMD, para pelajar, ASN Pemprovsu dan Pemko Medan.  

Pada upacara itu, Gubsu membacakan pidato tertulis dari Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Harioyono. Dalam pidato itu disebutkan, Pancasila mampu menyatukan rakyat sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para "pendiri bangsa", lanjut Gubsu, merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Harus diakui bahwa eksistensi keindonesiaan, baik sebagai bangsa maupun sebagai negara, masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila. 

Disebutkan pula, berkat pancasila yang berlindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika. 

“Dalam konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan,” ucapnya.  Dengan peringatan ini, paparnya, bangsa Indonesia mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa nusantara yang beragama dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa. 

“Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno pernah disebut JAS MERAH. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional,” ungkapnya. Selain itu, lanjutnya, dengan merayakan Hari Kelahiran Pancasila terbangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai "leitstars dinamis", bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. 

Pada bagian akhir pidato itu disebutkan pula, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi "politik harapan" dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  Semua pihak harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. 

“Kita bersatu membangun bangsa utuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarkat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila,” tandasnya. Upacara ini berlangsung dengan lancar dan khidmat walau diwarnai dengan hujan gerimis. Pada bagian akhir, pada peserta upacara juga disuguhkan tarian daerah Sumut.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan