Pemko Medan Gelar Apel dan Tanam Pohon Peringati Hari Bumi

dibaca 219 pembaca

Pemko Medan Gelar Apel dan Tanam Pohon Peringati Hari Bumi

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Peringatan Hari Bumi ke - 49 di Lapangan Cadika, Medan Johor, Minggu (21/4). Peringatan Hari Bumi ini ditandai dengan Apel bersama Relawan dan Komunitas Pecinta lingkungan yang dipimpin oleh Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S.MSi.,M.H.

Selain Apel Bersama, Peringatan Hari Bumi ke - 49 yang dihadiri Kadis Kebersihan dan Pertamanan, M. Husni, Kadis Lingkungan Hidup, Armansyah Lubis dan Kadispora Drs. Marah Husin, ini juga ditandai dengan Penanaman Pohon dan Deklarasi Peduli Lingkungan oleh para Komunitas Pecinta lingkungan dan peresmian Taman Apotik Hidup. 

Dalam arahannya Wali Kota Medan mengatakan bumi yang terdiri dari tanah, air dan udara merupakan anugerah yang maha kuasa untuk seluruh makhluk hidup. Artinya semua anugerah tersebut harus dijaga, dilindungi dan dipelihara agar mampu memberikan manfaat terbaik bagi para penghuni Bumi ini.

"Hari bumi ke - 49 tahun 2019 ini dilaksanakan sebagai wujud cinta lingkungan karena memuat unsur edukasi untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku masyarakat. Artinya masyarakat harus terus didorong untuk bisa turut serta secara aktif memperbaiki, menjaga, mengelola lingkungan hidup demi keberlangsungan hidup generasi masa depan", kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota, semua program yang bisa membantu bumi kembali bersemi tidak akan mampu mengubah apapun jika perilaku masyarakat masih belum berubah. Artinya tingkat kepedulian masyarakat yang rendah ini harus kita ubah agar bumi kembali menemukan denyut nadinya demi menopang kehidupan kita di masa kini dan mendatang.

"Saya akui jumlah warga yang Peduli terhadap lingkungan hidup kini kian banyak, terutama dari kalangan generasi muda Pramuka sebagai wadah berkumpulnya insan muda yang kreatif dan inovatif serta berjiwa kepemimpinan yang tinggi, merupakan salah satu gerakan pemuda yang senantiasa peduli pada kebersihan lingkungan dan kondisi bumi secara keseluruhan", ungkap Wali Kota.

Dalam kesempatan ini juga Wali Kota Medan mengajak semua pihak untuk mulai menjaga kebersihan lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik yang akan bisa menjadikan sampah yang perlu ratusan bahkan ribuan tahun untuk bisa terurai di alam. Selain itu harus menggiatkan upaya reboisasi, sehingga tanaman hijau ini akan mampu menjadi penjaga alam dari potensi banjir dan bencana alam lainnya.

"Saya  mengapresiasi upaya yang terus dilakukan para komunitas pecinta lingkungan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Artinya upaya ini dapat menjaga ekosistem di Kota Medan dalam mencegah bencana alam dan banjir", ujar Wali Kota.

Sebelumnya Kadis Kebersihan dan Pertamanan, M. Husni, menjelaskan bahwa Peringatan Hari Bumi ke - 49 tahun 2019 ini digelar bertujuan untuk membangun kesadaran dan rasa peduli terhadap lingkungan yaitu dengan menjaga agar bumi tidak rusak. Selain itu sebagai sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang permasalahan dan solusi untuk peduli terhadap lingkungan.

"Peringatan hari bumi tahun ini diisi berbagai rangkaian kegiatan diantaranya tuning Challenge yakni menelusuri sungai Babura, Trash Challenge di Media Sosial dan kegiatan Kemah Kaki Bumi serta Apel Bersama. Selain itu dalam mendukung Pelaksanaan Pemilu para pecinta lingkungan melakukan aksi selamatkan pohon dengan membersihkan alat peraga kampanye dan paku yang terpasang di pohon", jelas Husni.


Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan