Peserta Diklat PIM Tingkat III PNBP Angkatan I PPSDM Kementerian Dalam Negeri Regional Bandung Kunjungi Pemko Medan

dibaca 153 pembaca

Peserta Diklat PIM Tingkat III PNBP Angkatan I PPSDM Kementerian Dalam Negeri Regional Bandung Kunjungi Pemko Medan

Peserta diklat PIM tingkat III PNBP angkata I PPSDM Kementerian Dalam Negeri regional Bandung mengunjungi Pemerintah Kota Medan. Peserta yang berjumlah 40 orang ini disambut oleh Wali Kota Medan, Drs. H. T Dzulmi Eldin S.M.Si.,M.H diwakili Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat,ATD.MT, di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (27/3).

Dalam kesempatan tersebut, Renward mengucapkan selamat datang sekaligus memperkenalkan profil kota Medan kepada para peserta. Renward menjelaskan bahwa kota Medan merupakan salah satu kota metropolitan yang memiliki luas wilayah 26.510 hektar dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 2.4 juta jiwa dengan dihuni beragam suku, agama dan budaya yang semuanya hidup berdampingan rukun dan damai.

Kota Medan sendiri terdiri dari 21 Kecamatan, 151 Kelurahan dan 2001 Lingkungan, dimana bagian barat, timur dan selatan berbatas dengan Kabupaten Deli Serdang, sedangkan bagian utara berbatas langsung dengan selat malaka.

Kota Medan juga memiliki fasilitas pehubungan dan transportasi seperti Pelabuhan Belawan, Stasiun kereta api yang terhubung langsung dengan Bandara Polonia, terminal bus dan angkutan umum serta fasilitas umum lainya.

"Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan tentunya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, keuangan dan jasa kepariwisataan serta pusat pelayanan kebutuhan sosial seperti pendidikan dan kesehatan."lanjut Renward.

Lebih lanjut lagi, terkait dengan kunjungi ini, Renward mengatakan dalam bidang kesehatan, Pemko Medan saat ini terus mendorong kualitas pelayanan kesehatan yang terakreditasi, peningkatan sarana dan prasarana yang lebih memadai baik di tingkat pertama maupun rujukan, serta penanganan gizi buruk.

Sementara itu di bidang koperasi dan UMKM, Pemko Medan berupaya menciptakan iklim usaha kecil, menengah yang kondusif melalui pembinaan, pengawasan, penataan, pengelolaan, dan pengembangan usaha bagi UMKM Kota Medan.

"Kami juga terus mengembangkan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah melalui peningkatan keterampilan dan lainya."lanjut Renward.

Sebelumnya, Ketua rombongan yang dipimpin oleh Ir. Taty Devi M Siregar,M.Si mengatakan tujuan dari Benchmarking ke best practice ini ialah untuk membekali peserta diklat agar dapat mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan dari lokus benchmarking kedalam proyek perubahan.

Nantinya para peserta diklat akan dibagi menjadi tiga kelompok bahasan sesuai dengan lokus diantaranya Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Dinas Koperasi dan UMKM.

Pertemuan ini kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab serta pemberian cindera mata.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan