Pemko Medan Dan Kodam I/BB Gelar Aksi Bersih- Bersih Sungai Bedera

dibaca 263 pembaca

Pemko Medan Dan Kodam I/BB Gelar Aksi Bersih- Bersih Sungai Bedera

Pemerintah Kota Medan bersama Kodam I/BB menggelar aksi bersih-bersih sungai Bedera, Jumat (22/03). Aksi bersih-bersih sungai yang dilakukan ini guna memperlancar aliran sungai dan meminimalisir ancaman banjir yang kerap terjadi jika terjadi hujan.

Sebelum melakukan Aksi Bersih - bersih Sungai, seluruh unsur yang terlibat termasuk Unsur Polda Sumut , Pihak Pemkab Deli Serdang, Dinas PU Kota Medan, Pihak Kecamatan, organisasi Kemasyarakatan, pelajar ini melakukan apel sekitar pukul 07:30 Wib di halaman Pergudangan Paragon yang dipimpin oleh Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, M.Si.,M.H dihadiri Wakil Wali Kota Medan Ir.H Akhyar Nasution, M.Si dan Aster Kasdam I/BB, Kol Inf. Parluhutan Marpaung.

Dalam arahannya Wakil Wali Kota Medan mengatakan Aksi bersih Sungai Bedera ini merupakan langkah awal upaya menormalisasi Sungai Bedera yang kondisinya semakin mengalami pendangkalan. Sebab, selama ini Sungai Bedera telah dipenuhi oleh sampah dan terjadinya penyempitan.

"Kita perlu penanganan yang serius dalam menghadapi persoalan Sungai Bedera. Artinya semua penyebab utama Sungai Bedera sehingga mengalami pendangkalan dan penyumbatan harus segera diatasi, termasuk dengan penertiban bangunan yang menyalahi aturan di sepanjang sungai Bedera. Atas dasar itu perlu adanya sinergitas dari semua pihak untuk mewujudkan kelancaran aliran sungai Bedera dan Bersih dari sampah", kata Wakil Wali Kota.

Menurut Wakil Wali Kota, Aksi bersih Sungai ini dilakukan sebagai upaya mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke dalam sungai. Artinya Selain mencegah terjadinya pendangkalan dan penyumbatan akibat sampah menumpuk hingga memicu banjir, pembersihan sungai juga dilakukan sebagai upaya untuk membersihkan air sungai yang tercemar sampah hasil pembuangan orang-orang tak bertanggungjawab.

Selanjutnya Wakil Wali Kota bersama Aster Kasdam I/BB meninjau langsung aksi bersih-bersih sungai Bedera yang dilakukan mulai dari depan perumahan Bumi Asri sampai dengan Persimpangan jalan pintu Tol Helvetia.

Ketika meninjau di dekat Rel Kereta Api, Wakil Wali Kota melihat sebagian aliran Sungai yang tertutup dengan bangunan rumah warga. Kemudian Wakil Wali Kota memerintahkan Camat Medan Helvetia untuk segera memanggil warga pemilik rumah tersebut agar dapat membongkar bangunan yang telah melanggar aturan tersebut.

Selanjutnya Wakil Wali Kota Medan meninjau Aliran Sungai Bedera yang berada di persimpangan jalan tol Helvetia. Di lokasi tersebut terlihat Sampah yang begitu banyak dan membuat air tidak mengalir. Dengan menggunakan alat berat, Wakil Wali Kota memerintahkan Kadis PU, Isa Ansyari untuk mengangkut sampah yang ada di dalam sungai Bedera.

"Sungguh sangat disayangkan, tumpukan sampah di dalam sungai Bedera ini. Bahkan tilam dan karpet pun berada didalam sungai. Untuk itu Pemerintah Kota Medan tidak pernah hentinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai dan drainase. Sebab jika terjadi penumpukan sampah, air sungai tidak mengalir dan banjir akan terjadi"ungkap Wakil Wali Kota.

Kemudian Wakil Wali Kita meminta agar kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kota Medan ini rumah kita mari sama - sama kita jaga kota ini dengan tidak membuang sampah di sungai dan drainase. Jika masyarakat tidak berperan maka akan sulit untuk menjadikan kota ini bebas dari banjir.

Aksi bersih Sungai yang berlangsung hingga pukul 11:30 ini mendapat apresiasi dan dukungan warga, salah satu warga Faturahman (38) mengungkapkan pihaknya mendukung aksi bersih Sungai Bedera ini, tentunya dukungan ini juga diberikan dengan membongkar bangunan yang menyalahi aturan.

Ketika proses pengangkutan sampah dari sungai Bedera tepatnya di persimpangan jalan Tol Helvetia, Kasdam I/BB Brigjen TNI Hasanuddin juga turut menyaksikan tumpukan sampah. Kepada Wakil Wali Kota, Kasdam menyampaikan rasa prihatin atas tumpukan sampah tersebut. Kemudian dikatakan Kasdam, Pihak Kodam I/BB siap membantu Pemko Medan dan BWSS II dalam penanganan normalisasi Sungai Bedera. Sebab, sebagai seorang prajurit yang memiliki tugas menjaga kedaulatan NKRI, TNI juga memiliki tugas membantu pemeritah daerah (Pemda) sebagai Karya Bhakti TNI.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan