AMANKAH MELAKUKAN TRANSFUSI DARAH?

dibaca 60 pembaca

Transfusi darah sudah menjadi hal yang awam terutama dalam tindakan medis yang memerlukan banyak darah bagi pasien. Transfusi darah sendiri adalah proses penyaluran darah dalam tubuh. Sebelum melakukan transfusi darah, sebaiknya mempertimbangan dahulu manfaat dan resikonya. Ini penting untuk meminimalisir kesalahan atau dampak buruk dari proses transfusi itu sendiri. Meskipun transfusi ini bagian dari pengobatan.

 

Pada awal abad 20, para ilmuwan mendapati bahwa ada berbagai jenis darah. Darah yang ditransfusikan seharusnya memiliki kecocokan satu sama lainnya antara pendonor dan penerima darah. Meski transfusi darah adalah tindakan yang menyembuhkan, namun perlu diperhatikan kecocokan jenis darah untuk menghindari reaksi hemolitik. Untuk itu, dianjurkan agar pendonor darah masih memiliki hubungan kerabat dengan penerima karena kecocokan darah yang relatif lebih besar.

 

Selain itu, darah yang ditransfusikan juga harus dipastikan tidak membawa penyakit lain yang justru akan menjadi masalah baru bagi penerima. Jika darah yang ditransfusikan tidak difilter atau melalui proses pemeriksaan layak distribusi, sebaiknya darah tersebut jangan diterima. Beberapa kasus penyakit yang diderita berasal dari transfusi darah. Darah yang didonorkan mengandung penyakit seperti Hepatitis, Malaria, Toksoplasmosis, bahkan AIDS, dan lain sebagainya.

 

Perhatian terhadap penyakit yang dibawa melalui transfusi darah ini tidak dapat dianggap biasa. Sehingga pemeriksaan terhadap darah untuk layak distribusi juga perlu dijadikan acuan dasar sebelum menerima darah dari pendonor atau lembaga yang mendistribusikannya. Masih didapati adanya darah yang tidak melalui proses pemeriksaan ini mengindikasikan kurangnya perhatian masyarakat dan lembaga terhadap kesehatan darah.

 

Keamanan transfusi darah sebagai salah satu bentuk penyembuhan sebenarnya tidak perlu dikuatirkan jika telah memenuhi syarat kecocokan dan kesehatan darah tersebut. Dengan demikian, transfusi darah dapat menjadi kebaikan bagi penerimanya.