Senin, 2010-02-08 09:51:00
Wib
PJ WALIKOTA RESMIKAN PASAR MERANTI BARU ; PEDAGANG DIBERI FASILITAS GRATIS SELAMA TIGA BULAN
Pj Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM meresmikan pengoperasian Pasar Meranti Baru di Jalan HM Idris Gang Kandak, Sabtu (6/2). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemberian kredit usaha sebesar Rp822 juta kepada 650 pedagang.
"Dengan diresmikan Pasar Meranti Baru di Jalan HM Idris Gang Kandak ini diharapkan bisa menjadi tulang punggung masyarakat dalam membantu meningkatkan pendapat. Untuk itu, kepada PD Pasar agar memberikan kemudahan kepada pedagang selama tiga bulan memberikan fasilitas gratis," kata Rahudman Harahap.
Mantan Sekda Tapsel ini mengaku, pemberian fasilitas gratis ini untuk memberi kemudahan kepada pedagang agar dapat memulai usahanya. Selain itu, PD Pasar diminta terus melakukan pembenahan. "Kalau sudah usaha baksonya lancar, dagangannya sayur mayurnya lancar. Ya, bayarlah pajaknya," kata Rahudman.
Dia menjelaskan, perpindahan pedagang ke Pasar Meranti Baru agar lebih tertib dan jauh dari kesan kumuh. Penertiban yang dilakukan Pemko Medan bukan masalah kepentingan pribadi melainkan menciptakan Kota Medan yang jauh lebih baik dari hari sebelumnya dan pembeli yang berbelanja juga terhindar dari kotor.
Menurutnya, dengan pengolahan pasar lebih baik, bersih dan tertata maka pasar akan semakin ramai dikunjungi dan orang tidak lagi berbelanja di plaza.
Jangan Ditunggangi
Rahudman yang siang itu didampingi istrinya menyatakan kebijakan yang selalu dilakukan selalu menimbulkan pro dan kontra. Masalah kontra bisa diselesaikan dengan baik asalkan tidak ditunggangi kelompok-kelompok tertentu.
Menurutnya, apa yang dilakukannya hanya menjalankan perda bagaimana tidak berjualan di atas badan jalan, di atas trotoar dan lainnya. Makanya, agar tertib yang mengatur Kota Medan itu hanya satu yakni Walikota bukan pedagang atau yang lainnya.
Dalam kesempatan itu, Rahudman memberikan waktu selama seminggu kepada Asisten II Pemko Medan, PD Pasar, Satpol PP, aparat kecamatan Medan Petisah agar bisa memindahkan pedagang yang masih berjualan di Pasar Meranti yang kini sedang ditata untuk dijadikan jalan alternatif yang tembus ke Jalan Gatot Subroto Medan.
"Saya minta dalam seminggu pedagang yang masih berjualan di Pasar Meranti semuanya sudah pindah. Saya tidak mau dengar ada lagi pedagang yang masih menggelar lapaknya disana. Tolong lakukan pendekatan,"ancam Rahudman.
Sementara perwakilan pedagang, Nurmawawty mengatakan persoalan yang masih melanda pedagang yakni sempitnya lokasi di Pasar Meranti Baru. Ukuran kios dan stand sangat kecil sehingga pedagang sulit menggelar dagangannya. Selain itu, dia juga meminta pemerintah tegas karena masih ada sebagian pedagang yang berjualan di tempat lama sehingga dagangan mereka tidak laku.
|