Sabtu, 2010-02-06 10:18:13
Wib
PEMKO MEDAN CARI CALON 3 STAF AHLI
Petinggi Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum berani terlalu terbuka siapa saja pejabat eselon II yang dimutasi dalam waktu dekat ini.
Mereka hanya mengumumkan ada tiga jabatan staf ahli yang akan diisi. Sementara itu, siapa yang akan mengisi jabatan itu tidak diketahui. Namun, beredar kabar akan diisi kepala dinas yang dimutasi.”Kepala dinas mana saja yang diganti, saya kurang tahu.Yang pasti,ada tiga staf ahli akan diisi untuk melengkapi lima orang.
Kapan pas-tinya pergantian itu, saya juga tidak bisa katakan,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Lahum Lubis di kantornya kemarin. Dia menuturkan, kekurangan tiga orang staf ahli disebabkan satu di antaranya,yakni staf ahli bidang pembangunan Hairulsyah, sudah menjadi widyiaswara (dosen pengajar pelatihan PNS di Pemprovsu).
Akibatnya,saat ini tinggal dua staf ahli lagi tersisa,Ramli Purba untuk bidang ekonomi dan Chairil Anwar bidang sosial masyarakat. ”Seharusnya dua lagi, berhubung satu pindah, jadi tiga lagi. Orangnya nanti akan kami bahas di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Kekurangan itu untuk staf ahli bidang hukum dan politik,bidang pemerintahan, dan satu lagi bidang pembangunan,”ungkapnya.
Lahum sendiri enggan menjawab rumor bahwa Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan Basyrul Kamali,Kadis Perhubungan Dearmando Purba kembali diperpanjang masa tugasnya. Menurut peraturan,selama belum berusia 60 tahun,seorang PNS masih bisa dikaryakan. Begitu juga ketika diminta kepastian kabar yang berkembang, yaitu Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Maju Siregar akan digantikan Inspektur Kota Medan Muhammad Fitriyus.
Kadis Perhubungan Dearmando Purba diganti Erwin Lubis serta Kadis Informasi dan Komunikasi (Infokom) Aswin yang diperpanjang masa kerjanya dan ditempatkan sebagai direksi di PT KIM Medan. Kabar bahwa Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Naharuddin yang maju menjadi bakal calon (balon) Bupati Mandailing Natal (Madina) juga ditepis Lahum.
”Kalau masalah itu,saya tidak tahu,”tuturnya. Termasuk dengan posisi 11 camat dan beberapa lurah yang belum dilantik sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 41/2007 tentang Struktur Organisasi Pemerintahan. Menurut dia,kemungkinan hanya pengukuhan alias tidak ada pergantian.”Bisa juga ada.Dalam waktu dekat ini diselesaikan semuanya, termasuk lurah dan pejabat eselon IV di dinas, badan, bagian, dan kantor,”pungkasnya.
Sementara itu,Ketua Baperjakat Kota Medan yang juga Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Medan Dzulmi Eldin menyatakan, Basyrul Kamal belum pensiun dan masih akan dipekerjakan.Dia juga mengaku tidak mengetahui siapa saja yang diganti.”Lihat saja nanti. Semua itu tergantung keputusan Baperjakat dan Wali Kota Medan. Saya memang Ketua Baperjakat, tapi bukan berarti saya menentukan semuanya,”tandasnya.
|