Jum'at, 2009-11-20 21:25:10
Wib
WALIKOTA MEDAN SILATURRAHMI DENGAN WARTAWAN UNIT PEMKO
Kritikan yang disampaikan wartawan melalui media massa adalah suatu hal yang wajar. “Kritikan-kritikan di media massa adalah suatu hal yang wajar.
Sebagai pemimpin kita harus siap dikritik saat ini,” ucap Rahudman Harahap ketika memberikan sambutan pada silaturahmi bersama dengan wartawan Unit Pemko Medan di kediaman koordinator, Zultaufik Malik Nasution, Jalan Tuba IV, Lingkungan XIII, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Jumat (20/11).
Namun dia mengingatkan agar kritikan yang disampaikan bersifat positif, dan tidak
mengarah terlalu jauh menyangkut kredibilitas seseorang. Baginya, ada kritik, maka
akan ada satu acuan untuk melakukan berbagai upaya perbaikan.
Rahudman mengakui sebelumnya dilantik menjadi Pj Walikota Medan. Ketika itu, SK sudah di tangan dan mengaku bertemu dengan wartawan Pemko, tapi setelah melaksanakan tugas, sepertinya ada miss communication, sehingga dalam perjalanannya tugasnya dia merasa seperti kehilangan.
Karena itu, dia berkeinginan sistem yang selama ini ada akan diperbaruhi yakni membangun kemitraan antara pemerintah dan wartawan sehingga bisa menjadi satu kekuatan dalam rangka melaksanakan berbagai kegiatan pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan.
“Tanpa dukungan masyarakat Pemko tidak bisa berbuat banyak. Dan yang terpenting peran yang dapat memberikan informasi lengkap yakni wartawan, percayalah saya tidak ingin memberikan jarak, saya ingin membangun kemitraan yang bisa saling memberikan masukan dan dukungan upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.
Pj Walikota Medan juga menerangkan bahwa Kota Medan dalam kondisi saat ini memerlukan penanganan yagn sungguh-sungguh dan serius, mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan dan kecamatan.
Untuk melaksanakan penanganannya, Rahudman tidak segan-segan memanfaatkan jejaring sosial facebook. “Saya sudahmenyampaikan di facebook terkait kondisi Kota Medan.
Ketika saya memonitor tadi malam sudah 100 facebooker yang menyampaikan saran dan
dukungan kepada kita,” katanya.
Dalam kepemipinannya, ada lima hal penting yang menjadi program prioritas dan diharapkan pemimpin masa depan Kot Medan juga dapat melakukan. Tapi, semuanya tergantung pada kebijaan yang akan dibuat.
Kelima program di antaranya, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Khusus, infrastruktur di dalamnya masalah jalan, drainase, pasar, penataan pedagang, kebersihan, keindahan kota.
Selain itu, masalah pelayanan publik menyangkut proses izin, ktp, kk, izin usaha, dan sebagainya.
Untuk itu, dia juga sudah meminta kepada Sekda agar kewenangan-kewenangan diserahkan kepada Badan Pengurusan Perizinan Terpadu (BPPT).
Sebelumnya, Koordinator Wartawan Unit Pemko, Zultaufik Malik Nasution bersama pengurus lainnya memberikan bantuan kepada anak yatim.
|