IZIN USAHA PERDAGANGAN (IUP)

dibaca 2888 pembaca

  1. Dasar Hukum
    1. Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.
    2. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 289/MPP/Kep/10/2000 tentang Ketentuan Standar Pemberian Surat Izin Usaha Perdagangan.
    3. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor : 46/M-Dag/Per/9/2009 Tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 36/M-Dag/Per/9/2007 Tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.
    4. Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 2002 tentang Retribusi Izin Usaha Industri, Perdagangan, Tanda Daftar Gudang/Ruangan dan Tanda Daftar Perusahaan.


  2. Pengertian (Perda No. 10 Tahun 2002 Pasal 1 ayat 9, 10 & 26)
    1. Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan dan bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Kota Medan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atau laba.
    2. Badan adalah suatu bentuk Badan Usaha yang meliputi Perseroan Terbatas, Perusahaan Komanditer, Perseroan lainnya, Badan Milik Negara atau Daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun Persekutuan, Perkumpulan, Firma, Kongsi, Koperasi, Yayasan atau Organisasi sejenis Lembaga Dana Pensiunan, Bentuk Usaha Tetap serta bentuk Badan Usaha Lainnya.
    3. Retribusi Izin Usaha Perdagangan adalah Pungutan Daerah dalam rangka pemberian Izin kepada orang atau badan yang dimaksudkan untuk pembinaan, pengaturan, pengendalian dan pengawasan atau kegiata usaha perdagangan.
    4. Izin Usaha Perdagangan terdiri dari : (Pasal 5 ayat 3 Perda 10 Tahun 2002).
      1. Izin Usaha Perdagangan golongan Kecil yaitu perusahaan yang melakukan kegiatan usaha perdagangan dengan modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya sampai dengan Rp.200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
      2. Izin Usaha Perdagangan golongan Menengah yaitu perusahaan yang melakukan kegiatan usaha perdagangan dengan modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sampai dengan Rp.500.000.000,- (Lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dn bangunan tempat usaha.
      3. Izin Usaha Perdagangan golongan Besar yaitu perusahaan yang melakukan kegiatan usaha perdagangan dengan modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya diatas Rp.500.000.000,- (Lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dn bangunan tempat usaha.


  3. Persyaratan
    1. Mengisi Formulir Permohonan.
    2. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    3. Pas photo Penanggung Jawab perusahaan berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.
    4. Foto copy NPWP pemilik atau NPWP perusahaan yang bersangkutan.
    5. Foto Copy Ijin Gangguan yang dilegalisir.
    6. Neraca Awal Perusahaan yang ditandatangani oleh pemohon di atas materai secukupnya.
    7. Bagi Perusahaan yang berbentuk PT. melampirkan Foto copy akte pendirian dan perubahan beserta foto copy pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM yang dilegalisir.
    8. Bagi perusahaan berbentuk CV. dan Fa. melampirkan foto copy akte pendirian dan perubahan yang telah didaftarkan di Pengadilan Negeri yang dilegalisir.
    9. Bagi Badan Usaha yang berbentuk Koperasi melampirkan Foto copy akte pendirian dan perubahan beserta foto copy pengesahan dari Dinas Koperasi setempat atas nama Menteri yang dilegalisir.
    10. Melampirkan rekomendasi atau ijin teknis dari instansi terkait yang dilegalisir bagi perusahaan yang memohon sub bidang barang dagangan yang memerlukannya.
    11. Khusus untuk permohonan daftar ulang dan atau perubahan melampirkan asli IUP.


  4. Tarif Retribusi Ijin Baru 
    GRATIS 

  5. Masa Berlaku Ijin
    Selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha perdagangan sesuai dengan ijin yang diterbitkan. 

  6. Waktu Pemrosesan/Penerbitan Ijin 
    Pemrosesan ijin selambat-lambatnya 5 hari kerja terhitung sejak tanggal permohonan diterima. 

  7. Blanko Formulir Permohonan
    Cetak Formulir Permohonan (mohon dicetak timbal balik)