IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI (IUJK)

dibaca 22564 pembaca

  1. Dasar Hukum
    1. Kepmen Kimpraswil 369 / KPTS / M / 2001 Tentang Pedoman Pemberian Ijin Usaha Jasa Konstruksi Nasional.
    2. Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Retribusi Ijin Usaha Jasa Konstruksi.
    3. SK. Walikota Medan No. 602/090.K tentang Pedoman Kelengkapan Persyaratan Pengajuan Permohonan Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK).

  2. Pengertian
    1. Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang selanjutnya disingkat IUJK adalah Ijin untuk melakukan usaha dibidang Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Kabupaten/Kota atau Pejabat yang ditunjuk.
    2. Setiap orang pribadi dan atau badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha dan atau memiliki tempat usaha yang bergerak dalam bidang jasa pelaksanaan konstruksi dan jasa perencanaan/pengawasan konstruksi wajib memiliki ijin usaha jasa konstruksi dari Kepala Daerah.

  3. Persyaratan (Pasal 7 Perda No. 23/2002)
    1. Mengisi surat permohonan.
    2. Foto copy KTP Pimpinan/Penanggung jawab Perusahaan
    3. Pas photo penanggung jawab perusahaan berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.
    4. Foto copy NPWP pemilik atau NPWP perusahaan yang bersangkutan.
    5. Foto copy SBU yang telah di legalisir oleh lembaga (LPJK).
    6. Surat Ijin Gangguan yang dilegalisir.
    7. Bagi Perusahaan yang berbentuk PT. melampirkan Foto copy akte pendirian dan perubahan beserta foto copy pengesahan dari Menteri Hukum Dan HAM yang dilegalisir.
    8. Bagi perusahaan berbentuk CV. dan Fa. melampirkan foto copy akte pendirian dan perubahan yang telah didaftarkan di Pengadilan Negeri yang dilegalisir.
    9. Bagi Badan Usaha yang berbentuk Koperasi melampirkan Foto copy akte pendirian dan perubahan beserta foto copy pengesahan dari Dinas Koperasi setempat atas nama Menteri yang dilegalisir.
    10. Foto copy Ijazah Tenaga Ahli.
    11. Foto copy KTP Tenaga Ahli.
    12. Khusus untuk permohonan perpanjangan dan atau perubahan melampirkan Asli IUJK.

  4. Tarif Retribusi (Pasal 20 Perda No. 23/2002) :
    1. Besarnya tarif retribusi ijin usaha jasa konstruksi adalah sebagi berikut :
      1. Usaha Jasa Konstruksi golongan kecil (K) Rp. 150.000.-
      2. Usaha Jasa Konstruksi golongan menengah (M) Rp. 300.000.-
      3. Usaha Jasa Konstruksi golongan besar (B) Rp. 400.000.-
    2. Besarnya retribusi daftar ulang ijin usaha jasa konstruksi adalah 75 % (tujuh puluh lima persen)
    3. Keterlambatan atas pembayaran Retribusi dikenakan sanksi administrasi berupa bunga 2 % ( dua persen setiap bulannya)

  5. Kriteria Klasifikasi dan Kualifikasi Badan Usaha menurut LPJK

  6. 1. Golongan Kecil : Gred 2, Gred 3 dan Gred 4
    2. Golongan Menengah : Gred 5
    3. Golongan Besar : Gred 6 dan Gred 7
    4. Gred 2 : Mampu mengerjakan proyek dengan resiko kecil, teknologi sederhana dan biaya s.d Rp.300 Juta
    5. Gred 3 : Mampu mengerjakan proyek dengan resiko kecil, teknologi sederhana dan biaya s.d Rp.600 juta
    6. Gred 4 : Mampu mengerjakan proyek dengan resiko sedang, teknologi Madya dan biaya Rp 1 Miliar
    7. Gred 5 : Mampu mengerjakan proyek dengan resiko tinggi, teknologi tinggi dan biaya diatas Rp 1 Miliar s.d Rp 10 Miliar
    8. Gred 6 : Mampu mengerjakan proyek dengan resiko tinggi, teknologi tinggi dan biaya diatas Rp 1 Miliar s.d Rp 25 Miliar
    9. Gred 7 : Mampu mengerjakan proyek dengan resiko tinggi, teknologi tinggi dan biaya diatas Rp 1 Miliar s.d Tak terbatas
    10. Proyek dengan resiko sedang, teknologi madya dan biaya 1 Miliar ke bawah dikerjakan Gred 4
    11. Proyek dengan resiko tinggi, teknologi tinggi, dan biaya 1 Miliar ke bawah dikerjakan Gred 5, Gred 6 dan Gred 7

  7. Masa Berlaku (Pasal 5 Perda No. 23/2002)
  8. Jangka waktu berlakunya ijin usaha jasa konstruksi selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang dengan melakukan pendaftaran ulang. 

  9. Waktu Pemrosesan/Penerbitan Ijin
  10. Pemrosesan ijin selambat-lambatnya 7 hari kerja terhitung sejak tanggal permohonan diterima 

  11. Blanko Formulir Permohonan
  12. Cetak Formulir Permohonan     (mohon dicetak timbal balik)