BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MEDAN

dibaca 1411 pembaca

1. Nama Unit Kerja
:
BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MEDAN
       
2. Kepala Badan
:
MUSLIM, S.Sos, MSP
2. Alamat/Telp. Kantor
:
JL. Ibus Raya no. 131 (Petisah) Medan Tel. 061-4576234. Fax. 061- 4576234
       
3. Dasar Hukum :
  • Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.
  • Peraturan Daerah Kota Medan nomor : 3 tahun 2009 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan.
       
4. Tupoksi
:

Tupoksi Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan dituangkan dalam Peraturan Walikota Medan nomor : 4 tahun 2010 tanggal 4 Januari 2010. (Perwal terlampir).

Peraturan Walikota Tentang Tupoksi Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan

       
5. Jumlah Pegawai
:

Jumlah Pegawai Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan 191 0rang (rincian per golongan, laki/perempuan terlampir)

Jumlah Pegawai Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan

       
6.

Prosedur Kerja

:

Prosedur kerja mengacu kepada Peraturan Walikota Medan nomor 4 tahun 2010 yaitu Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Medan merupakan unsur pendukung tugas Kepala Daerah, yang dipimpin oleh Kepala Badan yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.
Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan mempunyai tugas pokok melaksanakan, menyusun dan pelaksanaan kebijakan urusan Pemerintahan daerah di bidang Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak dan Keluarga Berencana.

Dalam melaksanakan tugas, Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan, menyelenggarakan fungsi perumusan kebijakan teknis di bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana dan melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Walikota Medan sesuai dengan tugas dan fungsinya
       
7.

Hasil Yang Dirasakan Masyarakat

:
  1. Hasil yang telah dirasakan masyarakat Kota Medan terhadap Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana adalah :
  • Ketersediaan alat Kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS) yang ingin mengikuti program Keluarga Berencana.
  • Terbantunya usaha-usaha kecil yang tergabung dalam kelompok UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) melalui bantuan modal bergulir.
  • Terbantunya keluarga pra sejahtera untuk perbaikan rumah melalui program ALADIN (Atap, lantai dan dinding).
  • Terbinanya anak balita melalui program BKB (Bina Keluarga Balita)
  • Terbinanya anak remaja melalui program BKL (Bina Keluarga Remaja)
  • Terbantunya para lansia melalui program BKL (Bina Keluarga Lansia)
  • Terbantunya penanganan masalah perdagangan anak (Trafiking) dan Kekerasan dalam rumah tangga  (KDRT).