Wali Kota Medan Harapkan Peranan Tokoh Agama Ciptakan Iklim Kondusif di Masyarakat

dibaca 107 pembaca

Wali Kota Medan Harapkan Peranan Tokoh Agama Ciptakan Iklim Kondusif di Masyarakat

Peranan Tokoh Agama sangat diperlukan untuk menghadirkan Kota Medan yang tentram dan damai dalam lingkar keberagaman serta Multikultural. Artinya para Tokoh Agama merupakan insan - insan yang sangat dekat dengan umatnya, sehingga memiliki potensi mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, M.Si., M.H ketika menghadiri pertemuan Tokoh - Tokoh Agama se - Kota Medan di Hotel Le Polonia, Rabu (05/12). Pertemuan yang digelar dalam rangka membangun Kota Medan ini mengangkat tema "kita perkokoh toleransi antar Umat Beragama untuk membangun kota Medan, mewujudkan Medan Rumah Kita menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan Religius.

Pertemuan tokoh- tokoh agama ini menghadirkan berbagai narasumber, diantaranya, Kakankemenag Kota Medan, H Al Ahyu, MA, Ketua MUI Kota Medan Prof Mohd Hatta, Ketua FKUB, Drs.H Ilyas Halim, Ketua PGID, Pdt Martin Manulang, Ketua BKAG, Pdt. dr. Tulus Siahaan, Ketua PHDI, M Kalidasen, Ketua Walubi, Ridwan, ST dan PLT Ketua Konghucu JS Tevi Tandijono.

Dikatakan Wali Kota, Pembangunan dan kemajuan Kota Medan  tidak terlepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat. Artinya guna menjadikan kota Medan sebagai Kota yang humanis dan religius tentu perlu dukungan dari semua pihak terutama para tokoh agama. 

"Sebagai seorang yang dijadikan panutan umat, sudah selayaknya pada tokoh agama memiliki peran untuk mengajak masyarakat dan ikut berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan kota Medan", kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota, peran Tokoh Agama diperlukan mengingat kondisi saat ini, Masyarakat mudah sekali terpancing dan terpengaruh berita - berita bohong atau hoax, sehingga tak jarang menimbulkan gejolak di tengah - tengah Masyarakat yang dapat berdampak pada kerukunan umat beragama.

"Tokoh agama memiliki peran penting dimasyarakat. Untuk Tokoh Agama diharapkan mampu menjadi jembatan untuk menciptakan iklim yang kondusif terkait berbagai isu yang berkembang di dimasyarakat untuk disikapi secara Arif dan bijaksana. Apalagi ditahun 2019 merupakan tahun politik, tentunya akan ada pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan isu hoax", Harap Wali Kota.

Selain itu Wali Kota berharap, segala perbedaan yang ada tak lantas membuat kita terpecah belah, namun segala perbedaan kiranya mampu menjadikan kita umat yang bisa saling menghargai dan mengayomi. Dengan begitu diyakini kita  dapat dan mampu untuk sama - sama bergandengan tangan memikirkan dan membangun kemajuan kota Medan yang menjadi rumah kita ini.

"Saya mengajak seluruh Tokoh Agama untuk menjadi ujung tombak dan tonggak kemajuan Kota Medan melalui pesan - pesan baik yang disampaikan ke masyarakat. Dengan begitu jika kondisi masyarakat berjalan harmonis, saling menghargai dan menghormati satu dengan lainnya makan tujuan pembangunan dan kemajuan di kota Medan dapat terwujud",ungkap Wali Kota. 

Selanjutnya, pertemuan Tokoh - Tokoh Agama ini dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan kesembilan narasumber yang dihadiri pada acara tersebut. Masing - masing narasumber memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga keharmonisan dan toleransi serta saling menghormati diantara umat beragama.

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan