Wali Kota Medan Harapkan BKMT Mampu Bentuk Karakter masyarakat

dibaca 173 pembaca

Wali Kota Medan Harapkan BKMT Mampu Bentuk Karakter masyarakat

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial Drs. Musaddad Nasution menghadiri pelaksanaan Shalat Tasbih yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Medan di Masjid Raya Al Mashun, Selasa (29/05). Pelaksanaan Sholat Tasbih yang diikuti ratusan ibu - ibu pengajian dari seluruh Kota Medan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dijelaskan Musaddad, majelis taklim  menjadi organisasi perpanjangan tangan pemerintah dalam membina umat muslim. Oleh sebab itu keberadaan Majelis Taklim atau BKMT diharapkan mampu membantu pemerintah dalam membentuk karakter masyarakat, khususnya karakter masyarakat yang mengenal agama.

"Selain berfungsi untuk mengembangkan agama Islam, BKMT Kota Medan diharapkan dapat menjadi wadah untuk membentuk karakter masyarakat. Artinya melalui Majelis Taklim dapat mengajak masyarakat untuk lebih mengenal Allah SWT dan menjauhi segala larangannya", kata Musaddad.

Dalam pelaksanaan Sholat Tasbih ini Hadir Anggota DPD RI Damayanti Lubis,  Ketua BKMT Sumut Dra. Hj. Rosmawati Harahap, Ketua Al Hidayah Kota Medan Hj.Nurhamidah dan Ketua BKMT Kota Medan Hj.Aminah Yunus Rasyid dan ketua BKMT se - Kecamatan Kota Medan.

Ketua BKMT Kota Medan Nyonya Hj.Aminah Yunus Rasyid mengatakan, pelaksanaan Sholat Tasbih ini digelar setiap tahunnya di bulan ramadhan. Selain itu, BKMT juga menggelar pengajian setiap bulannya, hal ini  bertujuan untuk lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan ilmu agama Islam. "Banyak program yang kami jalani diantaranya pembinaan pendidikan, pembinaan organisasi,  pembinaan perlindungan perempuan.

Sementara itu Anggota DPD RI, Damayanti Lubis mengungkapkan Peranan BKMT ditengah masyarakat sangat diperlukan. Selain sarana untuk mempelajari ilmu agama Islam, Keberadaan BKMT memiliki potensi untuk menggerakkan masyarakat agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik, seperti memberikan edukasi kepada masyarakat akan perlindungan wanita dan bahaya narkoba.

 

 

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan