Walikota Kukuhkan Kepengurusan FKUB Medan

dibaca 144 pembaca

Walikota Kukuhkan Kepengurusan FKUB Medan

Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S M.Si mengukuhkan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Dewan Penasehat FKUB Kota, periode 2017 - 2022, Jumat (8/12) di Hotel Madani.

Pengukuhan itu ditandai dengan pembacaan naskah pengukuhan dan penyerahan SK oleh Walikota Medan kepada Ketua FKUB terpilih, Drs H Ilyas Halim MPd.

Dalam sambutannya, Walikota mengungkapkan, harmoni sosial di Medan selama ini masih tetap terjaga dengan baik.

Sudah barang tentu hal itu berakar dari terciptanya kerukunan hidup beragama di Medan yang masyarakatnya heterogen.

Hal ini tercipta juga karena terbangunnya budaya saling pengertian, saling menghormati, dan saling menghargai atas segala perbedaan yang ada dengan tradisi tenggang rasa yang tinggi,nilai Walikota.

Dalam pertemuan yang dihadiri segenap pengurus FKUB, unsur Forkopimda, dan puluhan aktivis keagamaan itu, Walikota menyatakan, peranan FKUB sangat penting dalam mensosialisasikan budaya saling pengertian dan tenggang rasa di kehidupan umat beragama di Medan.

Walikota juga berharap, kepengurusan yang baru ini dapat juga membuat gebrakan kegiatan yabg dapat mempererat hubungan umat beragama di kota ini, dengan tidak mencampuradukan, namun saling bertolerasi.

Sebelumnya, Ketua FKUB Medan, Drs Ilyas Halim MPd mengungkapkan, pembentukan FKUB ini merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah bagi terpeliharanya kerukunan hidup antar warga negara yang plural.

Ini merupakan salah satu syarat bagi kelanjutan pembangunan suatu masyarakat yang heterogen.

Hal ini menjadi sesuatu yang krusial bila dikaitkan dengan visi pembangunan Medan, yakni menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera, dan relijius,ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ilyas memaparkan, kerukunan tidak dapat dikembangkan hanya dengan pendekatan struktural, tetapi juga kultural.

Dalam konteks ini, peran FKUB menjadi penting.Selain mengajak masyarakat menaati aturan soal kerukunan, FKUB juga harus bisa menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk memelihara kerukunan itu secara tulus, sesuai dengan visi menjadi cagar harmonitas kota metropolitan yang modern dan relijius.