Walikota Medan Buka Bimtek Analisis Beban Kerja Pada Seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan

dibaca 125 pembaca

Walikota Medan Buka Bimtek Analisis Beban Kerja Pada Seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ikhwan Habibi Daulay,SH.M.Hum, secara resmi membuka bimtek analisis beban kerja (ABK) pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemko Medan, Senin (6/11), di Hotel Garuda Plaza.

Melalui bimtek ini, diharapkan nantinya seluruh analis OPD dapat membuat laporan hasil anjab dan ABK di masing-masing OPD sesuai sistematika pelaporan dengan menyertakan rekomendasi penataan keorganisasian baik dari aspek kelembagaan, ketatalaksanaan, kediklatan maupun kepegawaian.

Ikhwan Habibi saat membacakan sambutan Walikota mengatakan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik saat ini semakin tinggi, namun profesionalisme yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud. Salah satu yang menjadi penyebab utama ialah distribusi pegawai pada suatu unit kerja atau satuan kerja yang belum mengacu pada kebutuhan organisasi yang sebenarnya, dalam arti belum didasarkan pada beban kerja yang ada.

Selain itu, lanjut Ikhwan, menumpuknya pegawai di satu unit kerja dan kurangnya pegawai yang lain merupakan contoh nyata dari permasalahan tersebut, untuk itulah salah satu langkah awal yang penting dalam melakukan reformasi birokrasi adalah dengan melaksanakan analisis jabatan dan analisis beban kerja.

"Analisis jabatan dan analisis beban kerja dilakukan dengan pertimbangan bahwa sumber daya manusia merupakan aset yang harus dikelola dengan baik agar visi, misi dan tujuan serta sasaran kerja dapat tercapai."kata Ikhwan.

Analisis beban kerja (ABK), lanjut Ikhwan lagi, merupakan suatu teknik untuk menentukan jumlah dan jenis pekerjaan suatu unit organisasi yang dilakukan secara sistematis menggunakan teknik analisis jabatan atau teknik manajemen lainnya. Penyusunan analisis beban kerja  ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pedoman yang baik dalam rangka meningkatkan kemampuan aparatur dalam melaksanakan program analisis beban kerja pada masing-masing unit kerja, sehingga diharapkan dapat mengefektifkan dan mengefisienkan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

"Analisis beban kerja ini bertujuan untuk mengukur dan menghitung beban kerja dalam rangka efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas serta meningkatkan organisasi yang profesional, transparan, proporsional, serta rasional."jelas Ikhwan.

Mengingat pentingnya analisis beban kerja ini, Ikhwan meminta kepada para peserta bimtek agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sebab ini menyangkut kinerja sebagai aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat.

"Saya minta kita semua serius dan bersungguh-sungguh mengikuti setiap materi yang diberikan, karena semua ini menyangkut kinerja kita sebagai aparatur pemerintah yang memiliki tugas pokok membangun dan melayani masyarakat."pesan Ikhwan.

Sebelumnya Kepala Bagian organisasi dan tatalaksana (ortala) setda kota medan Drs.Albon Sidahuruk, selaku  ketua penyelenggara bimtek mengatakan bimtek ini bertujuan untuk lebih meningkatkan pemahaman peserta tentang penyusunan Analisis Beban Kerja (ABK) sekaligus pemuktahiran data analisis beban kerja yang telah disusun oleh seluruh organisasi perangkat daerah karena adanya perubahan struktur dan nomenklatur terbaru di lingkungan Pemko Medan.

"Berdasarkan analisis ini nantinya diharapkan dapat menetapkan jumlah jam kerja orang yang dibutuhkan untuk mengerjakan suatu pekerjaan dalam waktu tertentu, sehingga dapat ditentukan jumlah pegawai yang bertanggungjawab atas suatu pekerjaan."harap albon.

Bimtek ini sendiri menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan