Walikota Medan Berikan Makanan Tambahan Bagi Balita dan Pemantauan Status Gizi Balita

dibaca 52 pembaca

Walikota Medan Berikan Makanan Tambahan Bagi Balita dan Pemantauan Status Gizi Balita

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan bekerjasama dengan Yayasan Surya Kebenaran Indonesia memberikan makanan tambahan kepada 1000 balita usia  0-12 tahun dalam rangka peningkatan status gizi keluarga, serta pemantauan status gizi kepada 100 balita dan pemberian kacamata baca kepada 1000 orang lansia di kawasan Medan Utara yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Medan Belawan,  Rabu  (12/7/2017).

Pemberian bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si diwakili Asisten Pemerintahan dan sosial Drs. Musaddat Nasution, M. Si. Kegiatan ini dirangkaikan pula dengan Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke-427 tahun 2017, sebagai upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khusus balita di wilayah Medan utara.

Salah seorang pasien yang bernama Siti khatijah usia 11 tahun didorong dengan kursi roda datang untuk berobat. Ternyata Siti Khatijah sakit osteosarcoma (kanker tulang) yang beralamat Jl. Langkat No. 6, Lingkungan 4 Belawan 1. "Siti Khatijah tidak cukup hanya berobat disitu, akan dilanjutkan berobat ke Rumah Sakit Adam malik untuk di Kemo, selanjutnya dapat berobat di rumah Sakit Lainnya ,” ujar musaddat.

Dalam sambutannya Musaddat mengatakan untuk mencukupi kebutuhan gizi anak balita dan keluarga, pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kesehatan kota Medan melakukan program pemberian makanan tambahan 1000 anak balita pada usia 0-12 tahun  sekaligus pemberian kecamata baca sebanyak 1000 buah. Hal ini diharapkan dapat menambah asupan gizi anak balita serta sekaligus memperkenalkan makanan pokok kepada anak balita. Selain itu juga akan dilakukan pemantauan status gizi balita melalui kegiatan posyandu dengan kartu menuju sehat sebagai alat ukur dan deteksi dini untuk memantau tingkat pekembangan gizi pada anak balita. "Dengan demikian kita dapat mengetahui status gizi anak-anak tersebut." ujar Musaddad.


Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan