Walikota Berbuka Bersama Warga Sei Agul di Mesjid Al Ikhlas

dibaca 656 pembaca

Walikota Berbuka Bersama Warga Sei Agul di Mesjid Al Ikhlas

Walikota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si diwakili Sekda Ir. Syaiful Bahri Lubis berbuka puasa bersama warga Kelurahan Sei Agul, Selasa (6/6/2017) di Masjid Al Ikhlas yang berlokasi di Jalan Karya Gang Wakaf, Medan Barat. Ajang Safari Ramadan yang digelar Pemko Medan ini juga merupakan sarana untuk berbagi informasi pembangunan sekaligus mempererat hubungan silaturrahmi antara masyarakat dengan pemerintah. 

Dalam acara yang juga dihadiri Camat Medan Barat Rudi Faizal, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Medan, Lahum SH, dan Lurah Sei Agul Erfin S.Sos, Ketua BKM Al Ikhlas Drs. Mansur Nasution dan segenap tokoh masyarakat itu, Walikota mengajak semua pihak semakin mempererat persatuan dan kesatuan agar semakin solid. “Karena hanya dengan masyarakat yang kuat berpadu pembangunan akan berjalan dengan lancar,” ucapnya. 

Dalam kesempatan itu, Walikota juga berpesan kepada warga agar mencegah putra dan putri agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Kedua hal ini berdampak besar, tidak hanya kepada masa depan anak, tetapi juga kepada kota dan bangsa ini. “Kita semua mengetahui, bahwa generasi muda adalah masa depan bangsa. Jika generasi muda sudah dihancurkan, bagaimana sebuah negara dapat bertahan dan berdiri kokoh?” kata Sekda membacakan sambutan tertulis Walikota. 

Dalam acara yang juga diisi dengan ceramh Drs. H. Saleh Adri ini, Sekda mewakili Walikota juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim. Disamping itu, Pemko Medan juga menyerahkan bantuan dana segar kepada BKM Al Ikhlas untuk kemajuan masjid tersebut. 

Sebelumnya, Ketua Badan Kemakmuran Masjid Al Ikhlas, Drs. Mansur Nasution menyampaikan kegembiraan dan kebahagiaannya atas kehadiran Walikota Medan. Dia mengatakan, kehadiran Walikota ini semakin menambah semangat bagi masyarakat sekitar dalam memakmurkan Masjid Al Ikhlas. 

Dia menerangkan, dulunya rumah ibadah ini merupakan musala. Baru pada awal tahun 2017 meningkat menjadi masjid. Pada awalnya, jamaah juga minim. “Sekarang, sudah bertambah. Bahkan, banyak jamaah yang tidak mendapat tempat dan akhirnya terpaksa pulang untuk sholat di rumah,” ungkapnya seraya mengatakan, pihaknya juga telah berencana melakukan menambah lantai masjid, sehingga bisa menampung jamaah yang lebih banyak lagi.

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan