Pemko Medan Mulai Revitalisasi Taman

dibaca 62 pembaca

Pemko Medan Mulai Revitalisasi Taman

Taman-taman di Medan segera direvitalisasi sehingga menjadi tempat yang bersahabat bagi seluruh warga sekaligus Ruang Terbuka Hijau (RTH). Diharapkan, pada 2018 secara bertahap revitalisasi ini dapat berlangsung agar taman-taman di Medan menjadi kebanggaan bagi masyarakat. "Pemanfaatan taman sebagai sarana publik itu salah satu tujuan kami. Jika ada pedagang, silahkan saja karena itu juga kehidupan mereka‎. Tapi harus ditempatkan secara teratur dan rapi," ujar Wakil Walikota Medan, Ir. Akhyar Nasution M.Si, usai diskusi Forum SKPD & Stakeholders Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Jumat (17/3/2017) sore di Taman Ahmad Yani.

Dia juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan agar menyalurkan bantuan‎ corporate social responsibility (CSR) atau bantuan sosial perusahaan ke Pemko Medan untuk merenovasi taman-taman yang ada. Disinggung kemungkinan bakal ada penambahan taman, Akhyar tidak menampiknya. Namun dia lebih mengedepankan perbaikan taman yang ada. "Memang ada wacana penambahan taman. Namun saat ini kami lebih cenderung‎ memperbaiki taman yang ada," tutupnya.

 

Revitalisasi Taman
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, M. Husni, mengungkap tekadnya untuk secara bertahap merevitalisasi taman-taman yang ada di Kota Medan. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi Medan bersih, indah, dan terang. "Taman yang direvitalisasi itu yakni, Jalan Gajahmada, Teladan, Beringin, Lapangan Merdeka, Ahmad Yani, Cadika dan Helvetia," jelasnya.

Menurutnya, taman selain memiliki fungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), juga memiliki fungsi estetika dan sosiologis. Taman dapat membuat wajah kota menjadi indah di tengah maraknya pembangunan fisik. “Secara sosiologis taman juga dapat menjadi tempat warga kota melepas penat setelah seharian bekerja. Di taman ini, bisa terjadi interaksi antarwarga sehingga terjalin hubungan sosial yang harmonis,” ucapnya.

M. Husni menambahkan, Forum ini merupakan salah satu cara dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk menjaring aspirasi dan masukan dari para pakar untuk proses revitalisasi taman. Dia juga mengakui begitu banyak masukan yang diperoleh dari kegiatan ini, diantaranya soal jenis pohon yang dibutuhkan dan lebih bermanfaat untuk kondisi cuaca di Medan. “Semua masukan ini sangat berarti bagi kita dan tentu akan menjadi bahan kita dalam penyusunan program revitalisasi taman ini,” tandas Husni.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan