JENIS SAYURAN YANG COCOK DITANAM DI DALAM POT

dibaca 376 pembaca

Banyak manfaat yang bias di dapat dari menanam sendiri sayuran kebutuhan sehari-hari anda, salah satunya adalah dapat menghemat pengeluran. Namun bagi sebagian orang, khususnya yang tidak memiliki lahan untuk bercocok tanam tentunya hal ini menjadi kendala. Ada alternatif yang bias dicoba, yaitu dengan menanamnyadi dalam pot. Dari berbagai jenis sayur dan buah yang ada, berikut dirangkum beberapa jenis sayuran yang paling baik jika ditanam di dalam pot.

1.    Tomat
Tomat adalah salah satu tanaman yang paling produktif untuk ditanam di dalam pot atau wadah. Satu tanaman rata-rata dapat menghasilkan sekitar 5 kg buah tomat sekali panen. Wadah atau pot yang besar dapat menampung beberapa tanaman, akan tetapi dibutuhkan penyangga untuk menyokong tanaman ini.

2.    Cabai
Rata- rata orang Indonesia dalam memasak pasti menggunakan cabai. Cabai adalah jenis tanaman yang cocok ditanam di daerah yang banyak mendapatkan cahaya matahari seperti Indonesia. Satu pot tanaman cabai rata-rata dapat menghasilkan 50 – 100 buah cabai. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam mengurangi pengeluaran untuk membeili cabai, terlebih lagi harga cabai saat ini cukup tinggi.

3.    Selada
Selada merupakan tanaman yang biasa ditanam di daerah dingin maupun tropis. Selada dapat tumbuh dengan baik di daerah bersuhu 15 – 25°C di tanah yang mengandung humus. Selada dapat ditanam dari biji. Bijinya yang kecil diperoleh dari tanaman yang dibiarkan berbunga. Setelah tua, tanaman dipetik dan diambil bijinya. Namun untuk lebih mudahnya biji selada juga dapat dibeli di pasaran. Lakukan penyiraman sebanyak 1 – 2 kali sehari dan pemupukan saat penanaman dan sebulan setelah tanam.
 
4.    Wortel
Wortel memerlukan tanah yang gembur dan subur, hal ini memungkinkan untuk akarnya tumbuh lebih memanjang. Sayuran ini juga dapat tumbuh di musim hujan dan musim kemarau. Pot yang dipilih sebaiknya berukuran  tinggi lebih dari 30 cm dan lebar lebih dari 15 cm. Hal ini karena wortel tumbuh di dalam tanah dan bagian yang di dalam tanah melebar ke samping. Jaga kelembaban media tanam dengan melakukan penyiraman sekali sehari atau dua kali sehari jika media sudah kering. Panen umbi dengan cara mencabut umbi beserta akarnya. Untuk memudahkan pencabutan sebaiknya tanah digemburkan dahulu.

5.    Timun
Walaupun timun merupakan jenis tanaman merambat, tetapi tetap bias ditanam di dalam pot. Timun membutuhkan tanah yang hangat, subur, dan kelembaban yang konsisten. Dalam memilih wadah atau pot, sebaiknya pilih yang memiliki ukuran yang besar. Karena ukuran wadah yang besar berarti lebih banyak jumlah air yang dapat tersimpan di dalam tanah. Timun sangat bergantung pada ketersediaan air untuk dapat tumbuh dengan baik, jadi harus diperhatikan tingkat kelembaban tanahnya.


Jangan lupa untuk selalu menjaga tanaman anda, seperti penyiraman dan pemberian pupuk yang teratur. Karena ketersediaan tanah yang terbatas, tanaman yang ditanam di pot mongering lebih cepat daripada yang ditanam di kebun atau pekarangan. Apabila terjadi serangan hama dan serangga, segera lakukan penanganan.