Walikota Medan Hadiri Malam Pisah Sambut Wakapoldasu

dibaca 193 pembaca

Walikota Medan Hadiri Malam Pisah Sambut Wakapoldasu

Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si menghadiri Malam Pisah Sambut Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapoldasu), Rabu (1/2/2017) di Hotel Santika. Malam pisah sambut ini digelar usai dilantiknya Brigjend Pol Agus Andrianto menjadi Wakapoldasu menggantikan Brigjend Pol Adhy Prawoto yang ditugaskan di Mabes Polri sebagai Karo RBP Arena. Hadir dalam malam pisah sambut Wakapoldasu tersebut, Gubernur Sumut Ir. H. T. Erry Nuradi bersama Istri, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Kepala BNN Sumut Brigjen Andi Loedianto dan Kapolresta Medan Kombes Pol Sandi Nugroho serta Muspida dan Petinggi Polda Sumut lainnya.

Mantan Wakapoldasu Brigjend Pol Adhy Prawoto dalam sambutannya mengungkapkan Selama menjabat sebagai Wakil Kapolda Sumut tiga periode, banyak kisah dan pengalaman dialami Brigjend Pol Adhy Prawoto. Terbanyak adalah menghadapi bentrok antara masyarakat maupun ormas. "Meski baru setahun 14 hari mengabdi di Sumut, Adhy Prawoto sudah menghadapi rupa-rupa konflik. Bersama Kapolda Ngadino ia langsung berhadapan dengan bentrok antara dua ormas besar di Sumut, Bentrok antara PP sama IPK. Dimana Kapolda saat itu di Jakarta. Sore hari, saya pas mau main bola. Tiba-tiba saya ditelepon Kapolri Badrodin Haiti untuk mengamankan situasi itu", katanya.

Brigjen Polisi Adhy juga menjelaskan dibawah kepemimpinan Kapolda Budi Winarso, Adhy Prawoto diperintahkan selama 3 bulan memindahkan Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali ke Hinai di Kabupaten Langkat. Dirinya pun bolak-balik naik helikopter ke sana untuk mengeceknya. "Selain mengecek pembangunan infrastruktur SPN Hinai, Adhy juga kembali harus bekerja keras mendamaikan kelompok masyarakat pengungsi Sinabung yang bentrok terkait Relokasi Mandiri", jelasnya

Selanjutnya, Adhy mengungkapkan kenangan paling indah, justru pengenalannya terhadap Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. "Beliau seorang pemimpin yang cerdas. Pintar. Ia bintangnya di Kapolri alumni 88. Beliau menuntaskan konflik-konflik di masa lalu. Saya mempelajari bagaimana beliau menuntaskan persoalan dengan sangat baik. Ia meneladankan selalu berpikir kritis. Pencegahan. Belajar dari pengalaman. Dan punya contoh yang kuat. Selain itu, Adhy juga bercerita nostalgianya dengan Gubernur Sumut H. T. Erry Nuradi saat naik helikopter kecil ke Labuhan Batu Utara. Mereka harus berbagi tempat duduk meski sempit-sempitan. "Semua ini adalah pengalaman terindah bagi hidup saya. Ini menjadi bekal bagi saya untuk jabatan berikutnya. Tugas baru saya ini adalah reformasi birokrasi di Polri," jelasnya.

Wakapoldasu yang baru dilantik Brigjen Pol Agus Andrianto dalam kata sambutannya mengungkapkan lebih banyak bersyukur karena sepanjang karirnya ia dikelilingi orang-orang hebat. Karena itu ia senang menjadi wakil mendampingi Kapoldasu Rycko. Ia berharap kelak Kapoldasu Rycko juga bisa sukses meraih karir tertinggi di Polri. Sementara itu Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dalam sambutannya memuji kiprah dan loyalitas serta pengabdian Adhy Prawoto. Dikesempatan itu pula ia menitipkan pesan kepada Waka Polda baru Brigjend Pol Agus Andrianto. Ia berharap Agus memberikan kiprah terbaiknya untuk masyarakat Sumut. "Mas Agus selamat bergabung di Sumut. Kita berharap kehadiran Mas Agus, tingkat kepuasan publik makin meningkat," harapnya.

Gubernur T. Erry Nuradi berterima kasih atas pelayanan dan pengabdian Adhy Prawoto selama ini di Sumut. Kepada Wakapolda baru ia juga menitipkan pesan agar selalu bahu membahu menjaga kerukunan dan keutuhan Sumut provinsi yang majemuk. "Semoga sukses mengemban tugas baru Pak," doa Erry kepada Adhy Prawoto yang kini menjabat sebagai Kepala Biro Reformasi Polri.

Sumber : Dinas Kominfo kota Medan