Walikota Medan Buka Dialog Kebudayaan Forkala

dibaca 332 pembaca

Walikota Medan Buka Dialog Kebudayaan Forkala

Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si diwakili Plt. Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Drs. Hasan Basri membuka dialog kebudayaan yang digelar Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Kota Medan di Medan Club, Rabu (18/1/2017). Dialog ini bertemakan "membincang Ulang Kebhinekaan" yang bertujuan untuk memperkuat kebhinekaan warga kota Medan. Hadir Kasdim 02/01 BS Letkol Inf Edison S. Sinambutar Ketua MUI Kota Medan Prof. Mohd Hatta, mewakili Kapolrestabes Medan, Kabag Agama Setda Kota Medan M. Ilyas, Ketua BM3 Sumut dan Ketua Lembaga Adat Kesultanan Deli serta Ketua Lembaga adat lainnya.
 
Dikatakan Hasan, beberapa ancaman yang dapat mengurangi rasa kebhinekaan beberapa tahun terakhir ini adalah terorisme, separatisme, korupsi, disentegrasi bangsa termasuk penyalahgunaan narkoba yang kian membahayakan. Artinya jika ini dibiarkan berkembang maka akan menuai kehancuran kebhinekaan NKRI. "Untuk itu mari kita tingkatkan kewaspadaan sebelum terlambat, untuk menjaga keberagaman kita menjadi anugerah yang mempersatukan anak bangsa, bukan malah mempersatu unsur pemecah bangsa", kata Hasan.
 
Melalui forum ini Hasan menyampaikan beberapa pesan, pertama selaku warga Kota Medan kita memiliki hak dan kewajiban yang sama. Saya berharap kita semua dapat meleburkan perbedaan yang ada dan memunculkan persamaan. "Artinya walaupun berbeda kita dapat saling bertoleransi dan hidup berdampingan secara damai", jelasnya.
 
Sementara itu Ketua Presidium Forkala Kota Medan, H. T. Yose Rizal dalam laporannya yang dibacakan Ketua panitia dr. Delyuzr mengatakan, keanekaragaman budaya menjadikan Kota Medan sebagai wadah dimana masyarakatnya harus membangun saling pengertian dan kerjasama agar tidak terjebak dalam nepotisme sempit atau kelompok yang hanya akan mengantar masyarakat menjadi statis, tertutup dan saling curiga. Untuk itu harus dibangun jembatan emas kebersamaan dan kebersahajaan di atas berbagai perbedaan yang ada di tengah masyarakat. "Atas kondisi plural Kota Medan ini, Forkala Kota Medan memandang penting untuk dilakukan upaya - upaya berkesinambungan dalam menjaga kedaulatan dan kebhinekaan dengan menggelar dialog ini", katanya.
 
Adapun yang menjadi narasumber dalam dialog ini adalah Ketua KNPI Sumut Sugiat Santoso SE, Akademisi dari Fisip USU Dr. Fikarwin Zuska dan Dewan Penasehat Paguyuban Sosial Marga Thionghoa Halim Loe serta Praktisi Dr. Ahmad Sabban Rajagukguk.
 
Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan