Wakil Walikota Apresiasi Program Maghrib Beribadah dan Matikan TV

dibaca 237 pembaca

Wakil Walikota Apresiasi Program Maghrib Beribadah dan Matikan TV

Wakil Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution M.Si mengapresiasi program maghrib beribadah dan matikan TV di lingkungan keluarga besar Muhammadiyah kota Medan. Karena menurut Wakil Walikota Medan program inovatif ini akan mampu kembali menyemarakkan rumah-rumah umat muslim di kota Medan dengan lantunan ayat-ayat suci Al Quran sebagai mana dahulu yang sering dilakukan dirumah-rumah. "Dengan adanya program mematikan tv dirumah kita pada jam-jam tertentu, mudah-mudahan kita akan mampu membentengi keluarga kita dari nilai-nilai yang mampu merusak generasi penerus," ujar Wakil Walikota Medan usai melaunching program maghrib beribadah dan matikan tv, di Masjid Taqwa, Jln. Marelan Pasar 3, Minggu (8/1/2017). Launching program maghrib beribadah dan matikan tv ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Medan Tengku Bahrumsah, Ketua pimpinan daerah Muhammadiyah kota Medan Drs. Anwar Sembiring, M.Pd, Ketua pimpinan daerah pemuda Muhammadiyah Kota Medan Eka Putra. Z, SH, Camat Medan Marelan Parlindungan S.Sos, para tokoh-tokoh Muhammadiyah serta undangan.
 
Dikatakan Wakil Walikota Medan, budaya Non-Islami kini dengan mudah mempenetrasi generasi muda, yang dikhawatirkan akan memberikan dampak negatif dikemudian hari jika tidak segera dilakukan tindakan pencegahan sedari mungkin. Harus diakui, televisi yang saat ini tersedia hampir disetiap rumah memang memiliki efek positif namun juga efek negatif. Faktanya adalah bahwa 10 dari 75 tayangan televisi berpotensi merusak karakter bangsa, belum lagi dampak internet yang saat ini bisa dengan mudah diakses oleh siapapun melalui gadget. Bahkan dampak internet ini jauh lebih dasyat dikalangan generasi muda dibandingkan dampak televisi. Tidak hanya itu saja, lanjut Wakil Walikota, persoalan lain yang sedang dihadapi terkait perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sebenarnya bukan keterbatasan informasi, melainkan saat ini justru soal masalah kebanjiran informasi. "Yang harus kita hadapin kedepannya ialah bagaimana kita mengedukasi masyarakat dalam hal memilih sesuatu yang benar-benar rasional dan diperlukan, karena pada masyarakat yang masih minim pengetahuannya, hampir semua informasi yang mereka liat dan dengar akan mereka telan mentah-mentah," ungkap Wakil Walikota.
 
Untuk itulah melalui kesempatan ini, Wakil Walikota mengajak seluruh unsur yang ada di Muhammadiyah Kota Medan untuk secara bersama-sama berusaha mensukseskan program ini, "tanpa adanya partisipasi aktif anda sekalian, semua program yang inovatif ini hanya akan menjadi yang bagus di tataran pemikiran saja tanpa pernah mencapai tujuan mulianya," lanjut Wakil Walikota.
 
Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan