Wali Kota Canangkan Kesatuan Gerak PKK KB dan Kesehatan

dibaca 220 pembaca

Wali Kota Canangkan Kesatuan Gerak PKK KB dan Kesehatan

Angka laju pertumbuhan penduduk Kota Medan menurut data Badan Pusat Statistik 2015 sebesar 0,89 persen TFR 2,12 dengan jumlah penduduk sebesar 2.210.624 jiwa, dari data kependudukan tersebut diatas dinilai sudah cukup baik walaupun jumlah penduduk kota ini sudah melampaui angka 2 juta jiwa, apabila pertumbuhan penduduk tidak terkendali pada masa mendatang dan tidak diantisipasi segera mungkin melalaui berbagai kebijakan, strategi, program dan kegiatan yang terfokus pada upaya penurunan angka kelahiran termasuk angka kematian ibu melahirkan, bila ini tidak diantisipasi dikhawatirkan Kota Medan akan terjadi ledakan jumlah penduduk.

Hal ini dikatakan Walikota Medan diwakili Asisten Pemerintahan Umum Drs Musaddad saat mencanangkan kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan Kota Medan 2016, Kamis (22/12) di gedung Serba guna PKK Medan, hadir Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Medan H Muslim Harahap MSP, Wakil ketua TP PKK Kota Medan Nyonya Nurul Khairani Akhyar, para Camat dan pengurus PKK Kecamatan dan Kelurahan lainnya.

Menurutnya, potensi ini cukup beralasan karena Kota Medan merupakan ibu kota Povinsi Sumatera Utara yang menjadi tumpuan masyarakat Sumut untuk bermigrasi mengadu nasib di kota ini, disisi lain Kota Medan dengan 21 kecamatan dan 151 kelurahan dengan berbagai karakteristik, suku, agama dan budaya yang berpotensi menjadi tantangan dalam pembangunan sekaligus dapat dijadikan peluang dan kekuatan dalam melaksanakan pembangunan di berbagai bidang.

“Hal ini perlu disampaikan agar seluruh pelaku pembangunan di kota ini menyadari betapa strategis dan pentingnya program kependudukan, Keluarga Berencana, dan Kesehatan serta 10 program pokok PKK yang dapat dijadikan sebagai program prioritas, karena program tersebut merupakan bagian dari pembangunan sumber daya masnusia dan harus dijadikan sebagai program prioritas di kota ini sampai kecamatan dan kelurahan“ ujarnya.

Ditambahkannya, apa yang selama ini telah dilaksanakan dan diupayakan masih merupakann ihktiar yang belum maksimal dan masih perlu dilahirkan berbagai kebijakan, strategis, program dan kegiatan lainnya untuk mendorong percepatan penurunan angka kelahiran dan upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk serta penurunan angka kematian ibu melahirkan, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan memberikan motivasi bagi semua dalam membangun Kota yang berdaya saing menuju kota yang sejahtera.

Panitia pelaksana Nyonya Nuarisyah Musaddad melaporkan, kegiatan kesatuan gerak PKK-KB dan Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang adil dan berkualitas dalam program pemberdayaan kesejahteraan keluarga, Keluarga Berencana dan Kesehatan dengan sasaran langsung tim pelaksana disetiap tingkatan wilayah khususnya kecamatan dan kelurahan se Kota Medan. Sasaran tidak langsung keluarga, rumah tangga pasangan usia subur, para pengelola, petugas KB, petugas kesehatan dan kader disetiap tingkatan wilayah.

Dilaporkan, dalam pelaksanaannya telah dilakukan berbagai kegiatan selain melakukan koordinasi dengan sektor terkait juga menggelar lomba kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan yang dibagi dalam empat jenis lomba, selain itu juga telah dilaksanakan pelayanan KB serentak di 21 kecamatan yang dimulai dari 27 Oktober sampai 16 Desember 2016 sebanyak 2.113 akseptor, dan hari ini juga akan melayani peserta KB sebanyak 210 akseptor, masing-masing kecamatan 10 akseptor dengan menggunakan mobil layanan KB keliling.


Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan