Bangun Persaudaraan, Kebersamaan & Rasa Kasih Melalui Natal

dibaca 285 pembaca

Bangun Persaudaraan, Kebersamaan & Rasa Kasih Melalui Natal

Ribuan umat Kristiani dari seluruh penjuru Kota Medan menghadiri perayaan Natal Oikumene Kota Medan tahun 2016 di Gedung Medan International Convention Centre (MICC) Jalan Gagak Hitam Ring Road Medan, Selasa malam (13/12). Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi yang hadir dalam perayaan itu, berharap agar momentum hari kelahiran Sang Juru Selamat ini dapat membangun makna persaudaraan, kebersamaan dan rasa kasih sayang diantara semua pemangku kepentingan. Di samping itu tentunya mencerminkan tetap kuatnya persatuan diantara sesama anak bangsa, khususnya masyarakat Kota Medan. Kecintaan akan kota dan bangsa ini menurut Walikota, merupakan modal sosial dalam membangun kota yang terdiri dari berbagai ragam suku dan agama. Karenanya Eldin menilai hal ini pertanda baik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Kota Medan, terutama dalam konteks kebhinekaan yang masih dijunjung tinggi.

Nuansa kebhinekaan sangat kental mewarnai perayaan Natal Oikumene kali ini. Selain para panitia mengenakan pakaian adat mewakili etnis yang ada di Kota Medan, juga dipersembahkan tarian dan lagu daerah sebagai salam menyambut kedatangan Wali Kota. Di sela-sela lagu dan tarian daerah yang ditampilkan tersebut, panitia juga menghadirkan atraksi lompat batu dari Nias meski dengan cara simbolik. Selain kebhinekaan, perayaan Natal juga menebarkan rasa kasih. Walikota didampingi Hannalore Simanjuntak selaku Ketua Panitia Natal Oikumene memberikan bingkisan kasih kepada perwakilan sejumlah panti asuhan serta para pendukung kegiatan. Diharapkan bingkisan kasih itu dapat membantu yang menerimanya untuk merasakan kasih Natal.
Dihadapan ribuan jemaat yang hadir, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan, anggota DPD RI, Parlindungan Purba, Ketua Sumut Berdoa, JA Ferdinandus, RE Nainggolan selaku tokoh masyarakat, pimpinan beserta pengurus gereja, para pendeta,serta tokoh agama Kristen, Eldin mengatakan Natal merupakan momentum untuk merefleksikan kehidupan sosial, khususnya umat Kristiani sepanjang tahun 2016.

Dijelaskan Eldin, refleksi untuk mengetahui apa yang telah dilakukan sebagai umat Kristiani maupun sebagai masyarakat Kota Medan, termasuk sebagai apratur di Lingkungan Pemko Medan? Lalu bagaimana kesiapan kita dalam menyosong tahun 2017 yang penuh tantangan.
“Tentunya kitalah yang dapat menjawabnya. Jadi inilah moment yang tepat untuk melakukan evaluasi seraya bersiap membangun tekad melakukan perubahan ke arah yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga maupun Kota Medan tercinta ini,” kata Walikota.
Selanjutnya papar Eldin, Natal dalam konteks terkini membangun sikap damai serta saling mengasihi yang merefleksikan iman spiritual, lebih utama lagi kedekatan kepada Tuhan . Selain itu Natal juga harus dapat membangun dan memelihara dasar-dasar kokoh kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Harapan saya , prinsip-prinsip ini menjadi pegangan bagi kita semua, khususnya segenap umat Kristiani, sehingga terbangun komunikasi dan interaksi yang lebih baik diantara segenap komponen masyarakat. Dalam perayaan Natal ini, saya merasakan adanya spirit yang positif, sinergi dan komunikasi yang semakin baik dianatara Pemko Medan dan masyarakat, khususnya umat Kristiani di Kota Medan,” ungkapnya.
Sementara itu Dra Hannalore Simanjuntak selaku Ketua Panitia Natal Oikumene Kota Medan 2016 mengatakan, sebelum acara puncak ini digelar yakni ibadah perayaan Natal, mereka telah melakukan kunjungan kasih sekaligus menyerahkan bantuan kepada sejumlah panti asuhan seperti Yayasan Perawatan dan Penitipan Bayi Ade Irma Suryani Nasution di Kecamatan Medan Polonia. Kemudian dilanjutkan dengan Panti Asuhan Pemulihan Hati Bapa di Kecamatan Medan Baru, Panti Asuhan Cahaya Berkat Abadi Kecamatan Medan Selayang. Selain panti asuhan, panitia juga memberikan bantuan kepada Yayasan Pemenang Jiwa dan Panti Jompodi Kecamatan Medan Selayang, Yayasan Anak Kanker Smiling Kids di Kecamatan Medan Kota.

Yang lebih membanggakan lagi, jelas Hannalore, bantuan untuk gereja di Natal tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun lalu. Di tahun 2015, bantuan untuk gereja hanya 5 gereja, sedangkan tahun 2016 bertambah menjadi 40 gereja. Umumnya ke-40 gereja yang mendapat bantuan itu telah diverifikasi olerh tim dari Pemko Medan dan tengah dalam proses pembangunan. “Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota,” ujarnya.
Selain seluruh pegawai beserta keluarga di lingkungan Pemko Medan, ibadah perayaan Natal Turut hadir pada malam ini turut dihadiri perwakilan dari denominasi gereja yang ada di Kota Medan, yaitu HKBP Resort Cinta Damai, GKI Sumut, GBKP Majelis Runggun Pokok Mangga, BNKP Elia, GKPPD Resort Medan-I Simalingkar B, Gereja Pentakosta Indonesia, GpdI Eben Haezer, GKPS Helvetia, Gereja Merthodist Trinity, GPIB Kasih Karunia, GPP Tanjung Gusta Medan Helvetia, GKPI Komplek Pamen serta gereja denominasi lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian untuk mensukseskan Perayaan Natal Oikumene Kota Medan Tahun 2016. Semoga dengan perayaan Natal ini, membawa keberkahan kepada kita semua sekaligus menjadi momentum bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Hannalore.
Selain kebaktian dan doa, acara puncak perayaan Natal Oikumene ini dimeriahkan dengan penampilan penyanyi papan atas Indonesia asal Kota Brastagi, Tanah Karo, Judika Sihota. Penyanyi jebolan Idonesian Idol itu tampil memukau membawakan sejumlah kidung-kidung rohani. Selain itu panitia juga membagi-bagikan sejumlah hadiah menarik kepada jemaat melalui lucky draw.

 

 

Sumber : Dinas kominfo Kota Medan