Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Pemko Medan Beri Bantuan Kaki Palsu dan Alat Bantu Dengar

dibaca 306 pembaca

Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Pemko Medan Beri Bantuan Kaki Palsu dan Alat Bantu Dengar

Pemerintah Kota Medan menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Gedung Dharma Wanita, Jalan Rotan,Selasa (6/12/2016). Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini ditandai dengan Penyerahan kaki palsu, alat bantu dengar dan bingkisan kepada 200 penyandang Disabilitas Kota Medan.

Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin yang diwakili Asisten Pemerintahan Drs. Mussadad mengatakan Peringatan hari disabilitas tingkat Kota Medan memiliki makna pokok antaranya, untuk membuka hati kita semua terhadap saudara kita yang menyandang disabilitas, sebab mereka juga ingin kesetaraan untuk dipandang seperti manusia normal, karena mereka tidak pernah menginginkan kekurangan itu ada pada mereka, artinya orang-orang yang memiliki disabilitas memiliki potensi dan bakat, tidak sedikit dari mereka menunjukkan sesuatu yang luar biasa yang tidak dapat dilakukan orang normal. "Peringatan hari disabilitas harus dimaknai sebagai momentum untuk membangkitkan dan menggugah kesadaran serta pemahaman masyarakat akan permasalahan-permasalahan yang terjadi, berkaitan dengan kehidupan para disabilitas, dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, serta kesejahteraan para disabilitas, untuk itu kita perlu secara berkelanjutan memberikan fasiltas untuk mengembangkan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki", kata Mussadad.

Menurut Mussadad dalam memberikan fasilitas dibutuhkan upaya kita bersama yang melibatkan semua komponen baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, organisasi sosial dan keagamaan, kalangan dunia usaha dan lainnya, dengan upaya bersama kita dapat melangkah maju memberikan kesetaraan dan kesempatan yang sama serta proporsional kepada semua warga termasuk para disabilitas. "Pemko Medan terus memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Medan khususnya Penyandang Disabilitas dengan menyediakan fasilitas infrastruktur bagi disabilitas, seperti taman Kota dan trotoar. Artinya pembangunan infrastruktur yang masih ditengah kota ini dapat dimanfaatkan Disabilitas, sebab mereka memiliki kedudukan yang sama dengan Kita", ungkapnya.

Mussadad menilai, kita memang tidak sama seperti mereka tetapi mereka sama seperti kita, untuk itu jangan pernah membeda-bedakan mari kita berbuat untuk saudara-saudara kita ini agar mereka bisa produktif, karena tidak menutup kemungkinan kemampuan mereka bisa lebih hebat dari pada manusia normal, mari kita hilangkan semua hambatan bagi mereka guna mewujudkan masyarakat inklusif dan aksessibel untuk semua. "Kepada para disabilitas Walikota Medan meminta agar bersabar dan berusahalah mengatasi keadaan yang dihadapi, Insya Allah para disabilitas akan berhasil dalam mencapai cita-cita, pemerintah Kota medan tidak akan pernah berhenti memikirkan dan melakukan segala sesuatu untuk meningkatkankan kemudahan hidup dan kesejahteraan para disabilitas, dan pemerintah Kota Medan akan terus berbuat yang terbaik bagi kepentingan seluruh warga tanpa membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya", Ujarnya.

Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Drs. H. Ahmad Raja Nasution M.Si melaporkan, peringatan hari disabilitas Internasional tingkat Kota medan 2016 ini bertujuan untuk membangun kepedulian Pemerintah Kota terhadap Penyandang Disabilitas sebagai perwujudan kesamaan hak dan kesempatan. "Kegiatan ini selain wadah silaturahmi juga untuk memotivasi para Penyandang Disabilitas agar terus berkarya karena Disabilitas Bukan kalangan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Kemudian untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi Penyandang Disabilitas menuju kehidupan sejahtera, mandiri dan Tanpa diskriminasi", ungkapnya.

Dijelaskan Raja, peringatan Hari Disabilitas Internasional dengan tema "Membangun masyarakat inklusif, adil dan berkesinambungan bagi Penyandang Disabilitas untuk Indonesia lebih baik" dihadiri 200 Penyandang Disabilitas se-Kota Medan. Selain itu Peringatan HDI ini juga diisi dengan Seminar oleh Ketua Pimpinan Wanita Disabilitas Sumut Dra. Jenni Heryani.

 

Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan